<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143471">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN AMBLIOPIA DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA SISWA SD ISLAM AL-AZHAR CAIRO BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SARAH APRILLIA SALSABILA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ambliopia merupakan penurunan ketajaman penglihatan terbaik unilateral atau bilateral walaupun telah dikoreksi dengan lensa terbaik yang tidak berhubungan dengan kelainan struktural mata atau jaras visual. Pengalaman visual yang abnormal pada ambliopia dapat memengaruhi pemrosesan saraf di area korteks prefrontal dan berdampak terhadap fungsi kognitif pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan ambliopia dengan fungsi kognitif pada siswa SD Islam Al-Azhar Cairo Banda Aceh. Desain penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan rancangan case control. Pengambilan data dilakukan menggunakan teknik total sampling. Data penelitian dikumpulkan melalui pemeriksaan mata dan skrining fungsi kognitif menggunakan kuesioner Mini-Mental State Examination for Children (MMC). Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan uji Regresi Logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 3 sampel yang menderita ambliopia dan 124 sampel yang tidak menderita ambliopia. Analisis data penelitian menunjukkan p-value sebesar 0,041 dan nilai Odds ratio sebesar 15. Hasil ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara ambliopia dengan fungsi kognitif dan penderita ambliopia memiliki risiko 15 kali lebih besar untuk mengalami gangguan fungsi kognitif dibandingkan yang tidak menderita ambliopia. Deteksi dini dan intervensi ambliopia pada siswa sekolah dasar diperlukan untuk mengurangi dampak ambliopia terhadap fungsi kognitif.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Ambliopia, Fungsi Kognitif, Siswa Sekolah Dasar</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143471</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 14:14:45</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 15:47:33</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>