<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143461">
 <titleInfo>
  <title>UJI DIAGNOSTIK ENDOSCOPIC ORAL MUCOSAL RECOGNITION SMOKER LUNG DAMAGE SEBAGAI DETEKTOR DUGAAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIS PADA PEROKOK</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>TEUKU FAIS DUTA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), yang mayoritas disebabkan oleh rokok dan polutan, telah menjadi penyebab kematian terbesar keempat di dunia. Deteksi dini dugaan PPOK sangat penting dilakukan agar bisa dilakukan intervensi lebih awal. Saat ini telah diciptakan inovasi Endoscopic Mucosal Recognition Smoker Lung Damage (EMERALD), yaitu alat skrining PPOK dengan menggunakan kecerdasan buatan yang dapat mengindentifikasikan lesi pada rongga mulut perokok serta telah terintegrasi dengan Internet of Things (IoT). Namun, hingga saat ini belum diketahui secara pasti nilai diagnostik alat tersebut. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk menguji nilai diagnostik alat EMERALD dalam menapis dugaan PPOK pada perokok. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang yang dilakukan pada bulan Agustus-Oktober 2023. Sampel pada penelitian ini adalah pasien yang mengunjungi Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) yang telah merokok lebih dari lima tahun. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sebanyak 60 sampel. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengetahui nilai diagnostik alat dan analitik berupa uji chi-square untuk meneliti hubungan lesi mukosa oral dengan kejadian PPOK. Hasil penelitian menunjukkan alat EMERALD memiliki sensitivitas sebesar 84%, spesifisitas 57,14%, nilai prediktif positif 83,33%, nilai prediktif negatif 58,33%, dan Area Under Receiver Operating Characteristic (AUROC) sebesar 0,7901. Selain itu, hasil uji chi-square mengungkapkan bahwa terdapat hubungan lesi mukosa oral dengan kejadian PPOK. Oleh karena itu, EMERALD terbukti efektif untuk menapis dugaan PPOK, serta berpotensi digunakan sebagai alat skrining untuk menurunkan angka kejadian dan kematian akibat PPOK di Indonesia.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143461</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 13:41:54</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 15:44:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>