<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143453">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN RNKEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS RNSISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hedi Pratama</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan Matematika</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilatarbelakangi rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematis  siswa kelas VII SMPN 10 Banda Aceh. Hal ini disebabkan model yang digunakan guru belum sesuai untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa. Salah satu model yang dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah matematis siswa adalah model pembelajaran generatif. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kemampuan pemecahan masalah matematis siswa SMPN 10 Banda Aceh yang dibelajarkan dengan model pembelajaran generatif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pretest-posttest control group design. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa-siswa kelas VII SMPN 10 Banda Aceh, sedangkan sampelnya adalah siswa kelas VII-E sebagai kelas eksperimen sebanyak 29 siswa dan siswa kelas VII-F sebagai kelas kontrol sebanyak 30 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes tentang kemampuan pemecahan masalah matematis yang diberikan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) pembelajaran. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan nilai t-hitung sama dengan 8,95 dan t-tabel sama dengan 1,67 atau t-hitung kurang dari t-tabel  dengan taraf signifikansi α sama dengan 0,05, sehingga dapat ditarik kesimpulan bahwa kemampuan pemecahan masalah matematis siswa yang dibelajarkan dengan generatif lebih baik daripada model pembelajaran konvensional dikelas VII SMPN 10 Banda Aceh.&#13;
Kata Kunci Model Pembelajaran Generatif, Kemampuan Pemecahan Masalah Matematis</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143453</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 13:15:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 15:39:18</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>