<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143423">
 <titleInfo>
  <title>PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN RINGAN MELALUI HUKUM ADAT GAMPONG LUENG BATA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ACHMAD FARABI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Tindak pidana penganiayaan ringan di lingkungan mayarakat merupakan permasalahan yang memerlukan penanganan yang tepat demi menjaga kesejahteraan dan ketentraman di lingkungan masyarakat. Namun kenyataannya, penganiayaan ringan masih terjadi dan perangkat adat Gampong menghadapi kendala dalam penyelesaiannya. Peradilan adat Gampong menawarkan hasil penyelesaian yang memfokuskan pada perdamaian antar kedua belah pihak. Meski&#13;
demikian, terdapat permasalahan yang menyangkut tentang mekanisme penyelesaian tindak pidana penganiayaan ringan berdasarkan hukum adat Gampong Lueng Bata yang bersumber dari Qanun Nomor 9 Tahun 2008 tentang Pembinaan Kehidupan Adat dan Adat Istiadat dan kendala yang dihadapi oleh perangkat adat Gampong Lueng Bata seperti hasil kesepakatan perjanjian damai yang tidak dijalankan.&#13;
&#13;
Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan mengenai bagaimana mekanisme penyelesaian tindak pidana penganiayaan ringan melalui hukum adat dan melihat apa saja kendala dan solusi yang dihadapi perangkat adat Gampong dalam menyelesaikan perkara penganiayaan ringan di lingkungan Gampong. &#13;
&#13;
Jenis penelitian ini merupakan penelitian yuridis empiris dengan melihat kenyataan yang terjadi dilapangan melalui wawancara kepada responden daninforman serta menganalisis data kepustakaan yang berhubungan dengan objek&#13;
penelitian.&#13;
&#13;
Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme penyelesaian tindak pidana penganiayaan ringan melalui beberapa tahap yaitu: pada tahap Dusun perselisihan/sengketa diselesaikan oleh ketua Dusun dengan pihak yang berselisih, kemudian pada tahap Gampong perselisihan diselesaikan oleh Keuchik, Tuha Peut, dan Ketua Dusun sebelum dibawa ke pihak Kepolisian. Akan tetapi, dalam penyelesaiannya secara hukum adat Gampong Lueng Bata menghadapi kendala dalam penyelesaiannya seperti hasil kesepakatan perjanjian damai yang tidak dijalankan. Meski demikian, mekanisme hukum adat di Gampong terbukti lebihbanyak yang terselesaikan dalam menangani perkara tindak pidana penganiayaan ringan. Penyelesaian ini dilakukan secara kekeluargaan, membantu memperbaiki hubungan silaturahmi antara pelaku dan korban, serta menciptakan lingkungan yang tentram dan damai.&#13;
&#13;
Disarankan agar pihak perangkat adat Gampong membuat dokumentasi terkait hasil yang telah dicapai dengan memajang hasil tersebut di kantor Keuchik dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menghormati dan mematuhi hasil kesepakatan perjanjian damai.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CRIMINAL OFFENSES - LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>COSTOMARY LAW</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ASSAULT AND BATTERY</topic>
 </subject>
 <classification>340.5</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143423</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 11:52:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2025-10-15 10:46:47</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>