POTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) SEBAGAI INHIBITOR PROTEIN BCL-2 DAN KI-67 PADA KANKER TIROID DENGAN METODE IN SILICO | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

POTENSI EKSTRAK ETANOL DAUN KARI (MURRAYA KOENIGII) SEBAGAI INHIBITOR PROTEIN BCL-2 DAN KI-67 PADA KANKER TIROID DENGAN METODE IN SILICO


Pengarang

USWATUL FAJRI - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Zulkarnain - 198309252008121004 - Dosen Pembimbing I
Fauzul Husna - 198401102008122002 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2107101010066

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pendahuluan: Pada kanker tiroid, ketidakseimbangan antara protein anti-apoptosis dan pro-apoptosis menyebabkan mutasi onkogen yang mendorong ekspresi abnormal dari protein BCL-2. Protein yang berperan dalam proliferasi sel tumor adalah Ki-67 yang mengakibatkan pertumbuhan sel kanker lebih cepat dan menghambat proses apoptosis pada sel tersebut. Karena hal itu, pengobatan alternatif yang ingin diteliti adalah dengan menggunakan senyawa metabolit sekunder dari ekstrak etanol daun kari (Murraya koenigii) sebagai inhibitor protein target BCL-2 dan Ki-67. Penelitian ini bertujuan menganalisis afinitas dan kestabilan interaksi protein target dengan senyawa daun kari yang diprediksi sebagai inhibitor.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode in silico atau komputasi yang dilakukan dengan menambatkan 24 senyawa metabolit sekunder daun kari yang diperoleh dari hasil GC-MS dan LC-MS dengan protein target.
Hasil: Hasil dari docking molekuler menunjukkan bahwa senyawa yang memiliki afinitas pengikatan yang terbaik dan pola interaksi yang mirip dengan ligan kontrol pada pada kompleks ligan-BCL-2 adalah bisnorlabdane dan gamma sitosterol. Kemudian, senyawa yang memiliki afinitas pengikatan yang terbaik dan pola interaksi yang mirip dengan ligan kontrol pada kompleks ligan-Ki-67 adalah siamenol dan pyrayaquinone A. Hasil simulasi dinamika molekuler menunjukkan gamma sitosterol memiliki stabilitas yang baik pada interaksi BCL-2 dan Pyrayaquinone A memiliki stabilitas yang baik pada interaksi Ki-67.
Kesimpulan: Gamma sitosterol diprediksi paling berpotensi untuk menghambat protein anti-apoptosis BCL-2 dan pyrayaquinone A diprediksi paling berpotensi untuk menghambat protein Ki-67 berdasarkan hasil docking molekuler dan simulasi dinamika molekuler.

Kata kunci: BCL-2, Ki-67, Daun Kari, Kanker Tiroid

Introduction: In thyroid cancer, the imbalance between anti-apoptotic and pro-apoptotic proteins leads to oncogene mutations that promote the abnormal expression of BCL-2 protein. The protein involved in tumor cell proliferation is Ki-67, which results in faster cancer cell growth and inhibits the apoptosis process in those cells. Therefore, an alternative treatment that is being researched involves using secondary metabolite compounds from ethanol extract of curry leaves (Murraya koenigii) as inhibitors for the target proteins BCL-2 and Ki-67. This study aims to analyze the affinity and stability of the interaction between the target proteins and the predicted inhibitor compounds from curry leaves. Methods: This research employs an in silico or computational method, utilizing molecular docking of 24 secondary metabolite compounds from curry leaves obtained via GC-MS and LC-MS with target proteins. Results: Molecular docking results indicate that the compounds with the best binding affinity and interaction patterns similar to the control ligand in the ligand-BCL-2 complex are bisnorlabdane and gamma sitosterol. Meanwhile, the compounds exhibiting the best binding affinity and interaction patterns akin to the control ligand in the ligand-Ki-67 complex are siamenol and pyrayaquinone A. Molecular dynamics simulation results show that gamma sitosterol maintains good stability based in BCL-2 interactions and pyrayaquinone A also demonstrates good stability based in Ki-67 interactions. Conclusions: Gamma sitosterol is predicted to be the most promising inhibitor of the anti-apoptotic protein BCL-2, while pyrayaquinone A is predicted to be the most effective inhibitor of Ki-67 based on molecular docking results and molecular dynamics simulations. Keywords: BCL-2, Ki-67, Curry Leaf, Thyroid Cancer

Citation



    SERVICES DESK