<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143355">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN STATUS KARIES GIGI PADA ANAK PENDERITA KANKER DI RUMAH SINGGAH C-FOUR BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>NAYLA AZANNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Gigi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kanker merupakan penyebab kematian terbesar kedua di dunia dan tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak di bawah 18 tahun. Anak penderita kanker memerlukan terapi komprehensif seperti kemoterapi, radiasi, imunoterapi, dan pembedahan, yang dapat menyebabkan efek samping pada rongga mulut, termasuk gingivitis, mukositis, xerostomia, dan karies gigi. Karies gigi, yaitu kerusakan jaringan gigi akibat hilangnya mineral, jika tidak diobati dapat menyebabkan nyeri, infeksi, dan kehilangan gigi, yang berdampak negatif pada kualitas hidup anak-anak penderita kanker. Peran dokter gigi penting dalam pencegahan dan perawatan mulut sebelum, selama, dan setelah terapi kanker. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status karies gigi pada anak penderita kanker di Rumah Singgah C-Four Banda Aceh yang sedang menjalani kemoterapi. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Desain penelitian yang digunakan adalah cross-sectional. Penentuan besar subjek penelitian ini menggunakan metode purposive sampling yang melibatkan 33 subjek. Pemeriksaan status karies gigi dilakukan dengan menggunakan indeks DMF-T dan def-t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas anak penderita kanker di Rumah Singgah C-Four Banda Aceh yang memiliki kategori sangat tinggi pada indeks def-t adalah sebanyak 10 subjek dan indeks DMF-T sebanyak 4 subjek. Hasil pengukuran status karies gigi pada anak penderita kanker di Rumah Singgah C-Four menunjukkan bahwa indeks def-t berada dalam kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,61, sedangkan indeks DMF-T termasuk dalam kategori sedang dengan nilai rata-rata sebesar 3,09. Kesimpulan penelitian ini menggambarkan bahwa status karies gigi di Rumah Singgah C-Four Banda Aceh memiliki nilai rata-rata indeks def-t sebesar 4,61 dan indeks DMF-T adalah sebesar 3,09.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Kanker, Kemoterapi, Karies Gigi, Indeks DMF-T, Indeks def-t</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CANCER</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CARIES - DENTISTRY</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>CHEMOTHERAPY - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>617.67</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143355</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-22 21:02:17</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 15:37:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>