<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143349">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN TOKSISITAS EKSTRAK ETANOL DAN REBUSAN DAUN KARI MELALUI METODE BRINE SHRIMP LETHALITY TEST (BSLT) SEBAGAI KANDIDAT ANTI-KANKER</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>GHINA NASYWA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penggunaan tanaman dalam pengobatan tradisional sering dianggap aman karena bersifat alami, namun tanaman herbal juga dapat menyebabkan keracunan, yang sering disebabkan oleh kesalahan dalam identifikasi dan standarisasi. Oleh karena itu, pencarian kandidat anti-kanker yang efektif memerlukan pengujian toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) sebagai langkah awal untuk menilai potensi toksisitas. Secara umum, tanaman memiliki sifat farmakologis dan toksikologi yang dipengaruhi oleh kandungan senyawa metabolit sekundernya, Toksisitas tanaman sangat bergantung pada bioaktivitas dan dosis senyawa tersebut. Salah satunya adalah daun kari (Muraya koenigii), yang diketahui memiliki beragam aktivitas biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi ekstrak daun kari sebagai kandidat agen anti-kanker melalui uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT). Penelitian ini merupakan studi eksperimental dengan pendekatan Control Group Design. Sampel larva Artemia salina digunakan untuk mengevaluasi toksisitas ekstrak etanol dan rebusan daun kari. Hasil penelitian didapatkan bahwa ekstrak etanol daun kari memiliki nilai LC50 sebesar 263 ppm dengan persamaan regresi linier Y = 2,3461x – 0,6774, hal ini dikategorikan toksik dan menunjukkan potensi sebagai agen anti-kanker. Sebaliknya, ekstrak rebusan memiliki nilai LC50 sebesar 6.174 ppm dengan persamaan regresi linier Y = 0,9739x + 1,3083, yang dikategorikan tidak toksik. Kesimpulan pada penelitian ini berdasarkan hasil uji toksisitas adalah adanya potensi yang lebih baik pada ekstrak etanol daun kari sebagai kandidat pengobatan anti-kanker dibandingkan dengan ekstrak rebusan. &#13;
&#13;
Kata Kunci: Daun kari, BSLT, uji toksisitas, Artemia salina, anti-kanker</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143349</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-22 14:05:50</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 09:36:55</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>