<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143339">
 <titleInfo>
  <title>PENERAPAN UQUBAT TERHADAP PENYEDIA FASILITAS JARIMAH MAISIR (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM MAHKAMAH SYAR’IYAH LHOKSEUMAWE)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Muhammad Akbar Ryanda</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Hukum</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Perjudian sudah diatur di Aceh dengan Qanun Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Hukum Jinayat (Qanun Jinayat), adapun aturan Jarimah Maisir di dalam Qanun Jinayat terdapat pada Pasal 20 Qanun Jinayat yang menyatakan bahwa setiap orang yang dengan sengaja menyelenggarakan, menyediakan fasilitas, atau membiayai Jarimah Maisir diancam dengan ‘Uqubat Ta’zir cambuk paling banyak 45 (empat puluh lima) kali dan/atau denda paling banyak 450 (empat ratus lima puluh) gram emas murni dan/atau penjara paling lama 45 (empat puluh lima) bulan. Meskipun sudah terdapat aturan yang mengatur, praktik perjudian masih terjadi di Wilayah Kota Lhokseumawe.&#13;
&#13;
Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan pertimbangan hakim dalam menentukan jenis hukuman penjara atau cambuk di dalam perkara jarimah menyediakan fasilitas maisir, hambatan dan upaya penanggulangan terhadap jarimah penyedia fasilitas maisir.&#13;
&#13;
Penelitian ini menggunakan jenis penelitian yuridis empiris, dengan melakukan pengumpulan data primer dari lapangan melalui wawancara dengan responden dan informan. Dan data sekunder yang didapatkan dari penelitian kepustakaan yakni dengan mempelajari peraturan perundang-undangan, buku teks, dan jurnal.&#13;
&#13;
Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa pertimbangan hakim dalam menentukan jenis hukuman dalam perkara jarimah menyediakan fasilitas maisir berdasarkan alasan yang memberatkan dan meringankan. Hakim mempertimbangkan kesesuaian perbuatan terdakwa dengan tuntutan yang dihadapkan oleh Jaksa Penuntut Umum. Hambatan yang dihadapi dalam penanggulangan jarimah maisir yaitu masyarakat tidak sepenuhnya mengikuti sosialisasi dan penyuluhan yang telah diberikan, praktik jarimah maisir tersebar diberbagai tempat, dan kurangnya personil untuk patroli rutin. Upaya yang dilakukan untuk mengatasi jarimah penyedia fasilitas maisir dapat ditempuh dua cara yaitu melaui penegakan hukum (represif/penal) dan melalui pencegahan (preventif/non penal).&#13;
&#13;
Disarankan kepada hakim dalam mempertimbangkan putusannya terhadap terdakwa penyedia fasilitas maisir yang telah melanggar Pasal 20 Qanun Jinayat seharusnya memberikan hukuman seberat-beratnya. Kepada setiap masyarakat yang mengetahui tentang praktik maisir untuk melaporkan kepada pihak yang berwenang.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143339</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-21 23:10:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-23 09:30:31</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>