PENANGANAN ABSES PADA SAPI SIMENTAL (BOS TAURUS) DI CV BUKIT BERBUNGA KAB. LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    LAPORAN KERJA PRAKTEK

PENANGANAN ABSES PADA SAPI SIMENTAL (BOS TAURUS) DI CV BUKIT BERBUNGA KAB. LIMA PULUH KOTA SUMATERA BARAT


Pengarang

Divo Febrian Nalvi - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Sugito - 196102151989031003 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2102001010025

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran Hewan / Kesehatan Hewan (D3) / PDDIKTI : 54461

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran Hewan., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Salah satu penyakit yang sering terjadi pada sapi potong yaitu penyakit abses. Penyakit ini disebabkan masuknya infeksi bakteri terhadap luka sehingga terjadi pengumpulan nanah yang berbentuk benjolan. Tujuan dari kegiatan ini untuk mengetahui bagaimana proses penanganan yang dilakukan pada penyakit abses. Adapun cara yang dilakukan dalam penyakit abses pada sapi simental yaitu dengan dilakukannya proses insisi untuk melakukan drainase dari abses, selanjutnya dilakukan pemberian obat-obatan berupa iodin dan salaf penicilin dan juga diberikan vitamin. Setelah dilakukan penanganan selama 20 hari, abses pada sapi tersebut dinyatakan sembuh dan mengering. Penanganan abses ini dilakukan salah satu cara pencegahan untuk meminimalisir resiko terjadinya penyakit, khususnya penyakit abses pada sapi simental di perusahaan CV. Bukit Berbunga Kab. Lima Puluh Kota Sumatera Barat.

One of the diseases that often occurs in beef cattle is abscess disease. This disease is caused by the entry of bacterial infections into the wound so that pus accumulation in the form of a lump occurs. The purpose of this is to find out how the treatment process is carried out in abscess disease. The method carried out in absorption disease in simental cattle is by carrying out an incision process to drain the abscess, then drugs in the form of iodine and salaf penicillin are given and vitamins are also given. After 20 days of treatment, the abscess in the cow was declared cured and dried. The treatment of this abscess is carried out as a preventive way to minimize the risk of disease, especially abscess disease in simental cattle in CV companies. Bukit Berbunga, Regency Fifty Cities, West Sumatra.

Citation



    SERVICES DESK