Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS FAKTOR RISIKO DETERMINAN PENOLAKAN IMUNISASI DASAR DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH
Pengarang
Clara Fidela Chandra - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
2107101010022
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2024
Bahasa
Indonesia
No Classification
614.47
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Imunisasi merupakan langkah efektif mencegah penyakit serius pada anak, khususnya balita. Namun, program kegiatan imunisasi di Indonesia terkendala persepsi negatif masyarakat yang dipengaruhi berbagai faktor. Pendekatan holistik dan komprehensif diperlukan untuk mengatasi persepsi yang memengaruhi sikap masyarakat terhadap imunisasi. Tujuan penelitian adalah untuk mencari faktor risiko penolakan imunisasi dasar yang paling dominan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Penelitian ini pada bulan September 2024 dengan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. Populasi/subjek dari penelitian ini adalah Ibu yang memiliki anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling dan besar sampel 85 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 85 sampel, 50 sampel menolak imunisasi. Terdapat 44 (51,7%) pendidikan ibu yang tinggi, 25 (29,41%) ibu yang tidak bekerja, 31 (36,4%) pengetahuan ibu yang kurang, 36 (42,3%) sikap ibu yang baik, 50 (58,8%) tidak didukung oleh keluarga, 45 (52,9%) tidak didukung oleh petugas kesehatan, 39 (45,8%) tidak mudah mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Hasil Uji analisis Chi-Square menunjukkan semua variabel berpengaruh terhadap penolakan imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas kuta Alam, kota Banda Aceh, yaitu pendidikan ibu, pekerjaan ibu, pengetahuan ibu, sikap ibu, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan (p=0,000), dan akses pelayanan kesehatan (p=0,001). Faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap penolakan imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas kuta alam kota Banda Aceh adalah dukungan keluarga (p=0,000, OR=32,545).
Imunisasi merupakan langkah efektif mencegah penyakit serius pada anak, khususnya balita. Namun, program kegiatan imunisasi di Indonesia terkendala persepsi negatif masyarakat yang dipengaruhi berbagai faktor. Pendekatan holistik dan komprehensif diperlukan untuk mengatasi persepsi yang memengaruhi sikap masyarakat terhadap imunisasi. Tujuan penelitian adalah untuk mencari faktor risiko penolakan imunisasi dasar yang paling dominan di wilayah kerja Puskesmas Kuta Alam Kota Banda Aceh. Penelitian ini pada bulan September 2024 dengan metode kuantitatif. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dengan desain cross-sectional. Populasi/subjek dari penelitian ini adalah Ibu yang memiliki anak usia 1-5 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Kuta Alam. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini adalah teknik non-probability sampling dengan metode accidental sampling dan besar sampel 85 responden. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 85 sampel, 50 sampel menolak imunisasi. Terdapat 44 (51,7%) pendidikan ibu yang tinggi, 25 (29,41%) ibu yang tidak bekerja, 31 (36,4%) pengetahuan ibu yang kurang, 36 (42,3%) sikap ibu yang baik, 50 (58,8%) tidak didukung oleh keluarga, 45 (52,9%) tidak didukung oleh petugas kesehatan, 39 (45,8%) tidak mudah mendapatkan akses pelayanan kesehatan. Hasil Uji analisis Chi-Square menunjukkan semua variabel berpengaruh terhadap penolakan imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas kuta Alam, kota Banda Aceh, yaitu pendidikan ibu, pekerjaan ibu, pengetahuan ibu, sikap ibu, dukungan keluarga, dukungan petugas kesehatan (p=0,000), dan akses pelayanan kesehatan (p=0,001). Faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap penolakan imunisasi dasar di wilayah kerja puskesmas kuta alam kota Banda Aceh adalah dukungan keluarga (p=0,000, OR=32,545).
ANALISIS DETERMINAN PERILAKU IBU DALAM IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKSEMAS KOTA BANDA ACEH (Cut Fauziah, 2025)
ANALISIS FAKTOR RISIKO DETERMINAN KEJADIAN STUNTING PADA ANAK USIA 13-60 BULAN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA ALAM KOTA BANDA ACEH (HAYA MAHIRA SAJIDA, 2024)
HUBUNGAN TINGKAT KECEMASAN IBU TERHADAP KEPATUHAN IMUNISASI DASAR PADA BALITA SELAMA PANDEMI COVID-19 DI PUSKESMAS KUTA ALAM (VIRA DAMAYANTI, 2022)
HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PEKERJAAN IBU TERHADAP PEMBERIAN IMUNISASI HEPATITIS B0 DI POSYANDU PUSKESMAS JAYA BARU BANDA ACEH (HABIBATURRAHMI, 2016)
HUBUNGAN ANTARA PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP IMUNISASI DASAR PADA BAYI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR (jawahir syahputra, 2015)