PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DAN KOMPLEMENTER PADA IBU HAMIL DI KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PREVALENSI DAN KARAKTERISTIK PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL DAN KOMPLEMENTER PADA IBU HAMIL DI KOTA BANDA ACEH


Pengarang

MEULU ALINA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Maimun Syukri - 196112251990021001 - Dosen Pembimbing I
Ichsan - 197710062003121001 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2107101010035

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2024

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Pengobatan Tradisional dan Komplementer atau Traditional Complementary Medicine (T/CM) adalah pengobatan yang diwariskan secara turun-temurun oleh masyarakat, mencakup produk seperti obat herbal dan suplemen makanan, serta terapi seperti kiropraktik dan akupunktur, yang digunakan bersama dengan pengobatan konvensional. Ibu hamil sering memanfaatkan T/CM untuk mengatasi gejala selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi dan karakteristik penggunaan T/CM pada ibu hamil di Kota Banda Aceh. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan desain cross-sectional deskriptif pada September hingga Oktober 2024. Populasi penelitian adalah ibu hamil yang memeriksa kehamilan di Puskesmas Meuraxa, Batoh, dan Kopelma Darussalam di Kota Banda Aceh. Sampel diambil menggunakan purposive sampling, dengan jumlah 150 responden. Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi penggunaan T/CM pada ibu hamil di Banda Aceh sebesar 17,3%, dengan mayoritas berkonsultasi dengan dokter sebelum penggunaan (53,8%) dan menggunakan T/CM untuk mengatasi mual atau muntah (46,2%), yang digunakan sesekali saat dibutuhkan (42,3%). Pengguna melaporkan kepuasan terhadap hasil yang diperoleh (46,2%), dengan faktor pendorong utama adalah rekomendasi keluarga, teman, atau tetangga (73,1%) dan anggapan bahwa T/CM aman (57,7%). Obat herbal dan vitamin merupakan modalitas T/CM yang paling sering digunakan. Penelitian ini menunjukkan adanya penggunaan T/CM pada ibu hamil di Kota Banda Aceh meskipun tidak dominan, dan perlu penelitian lebih lanjut untuk mengevaluasi efektivitas masing-masing obat herbal dalam meredakan gejala kehamilan.
Kata kunci: Pengobatan tradisional dan komplementer, pengobatan alternatif; obat herbal, ibu hamil, kehamilan

Traditional Complementary Medicine (T/CM) is a form of medicine passed down through generations within communities, encompassing products such as herbal medicines and dietary supplements, as well as therapies like chiropractic and acupuncture, which are used alongside conventional medicine. Pregnant women often utilize T/CM to manage symptoms during pregnancy. This study aims to determine the prevalence and characteristics of T/CM use among pregnant women in Banda Aceh. The research was conducted quantitatively with a descriptive cross-sectional design from September to October 2024. The study population consisted of pregnant women who attended prenatal check-ups at Meuraxa, Batoh, and Kopelma Darussalam Health Centers in Banda Aceh. The sample was taken using purposive sampling, with a total of 150 respondents. Data were analyzed using univariate analysis. The results showed that pregnant women in Banda Aceh generally consulted doctors before using T/CM (53,8%) and used T/CM to relieve nausea or vomiting (46,2%), with occasional use (42,3%). Users reported being satisfied with the results after using T/CM (46,2%). The use of T/CM was encouraged by recommendations from family, friends, or neighbors (73,1%) and due to the perception of safety (57,7%). The most commonly used T/CM modalities were herbal medicines and vitamins. This study shows the use of T/CM among pregnant women in Banda Aceh is not dominant, and further research is needed to evaluate the effectiveness of each herbal medicine in relieving pregnancy symptoms. Keywords: Traditional and Complementary Medicine, alternative medicine, herbal medicine, pregnant women, pregnancy

Citation



    SERVICES DESK