OPTIMALISASI BIAYA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DENGAN METODE REKAYASA NILAI (STUDI KASUS PADA GEDUNG MAHKAMAH SYAR'IYAH PROVINSI ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

OPTIMALISASI BIAYA STRUKTUR BANGUNAN GEDUNG DENGAN METODE REKAYASA NILAI (STUDI KASUS PADA GEDUNG MAHKAMAH SYAR'IYAH PROVINSI ACEH)


Pengarang

Ikhsan - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304101010067

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Metode Rekayasa Nilai (Value Engineering) digunakan dalam rangka melakukan penghematan sejumlah biaya yang tidak berguna yang terdapat pada biaya langsung pelaksanaan pekerjaa konstruksi rangka baja pada Gedung Mahkamah Syar'iyah Provinsi Aceh. Konstruksi rangka baja yang dianalisis adalah konstruksi struktur Open Frame dengan konstruksi struktur Staggered Truss Systems. Kajian rekayasa. Nilai ini dikhususkan pada pekerjaan kolom dan balok bangunan saja. Lingkup yang dibahas dalam penulisan ini meliputi dimensi kolom dan balok yaitu berupa kuantitas, perbandingan berat kontruksi, dan harga satuan. Sedangkan permasalahan dalam penulisan ini adalah berapa besar” biaya tidak berguna” (Unnecessary Cost) yang terdapat pada pelaksanaan kontruksi rangka baja.
Untuk menyelesaikan permasalahan tersebut ditempuh dengan menerapkan langkah kerja rekayasa nilai yang terdiri dri Tahap informasi, Tahap Spekulasi, Tahp Evaluasi dan Tahp rekomendasi. Sasaran yang ingin dicapai adalah perbandingan jumlah biaya langsung yang terdiri dari biaya bahan, biaya tenaga kerja dan biaya peralatan untuk masing-masing konstruksi yang dibandingkan.
Hasil pengolahan data menunjukkan bahae penggunaan struktur Staggered Truss Systems sebagai rangka utama bangunan menjadi lebih hemat. Besarnya biaya langsung yang harus dikeluarkan untuk rangka bangunan dengan konstruksi Open Frame yaitu sebesar Rp. 5.712.834.557.17,- sedangkan total biaya langsung yang terdapat pada pelaksanaan konstruksi dengan struktur staggered truss system adalah sebesar Rp. 4 144 601.463.26,-. Dengan demikian penghematan yang diperoleh adalah sebesar Rp 1.568 233.093,91,- atau sebesar 27,45% Berat konstruksi untuk struktur Staggered Truss Systems adalah 185.558.63 kg. lebih ringan 65 481,52 kg atau sebesar 28 34% dibandingkan dengan berat konstruksi dengan struktur Open Frame yaitu sebesar 231.040.63kg Penggunaan struktur ini sebagai fangka bangunan juga memperoleh keuntungan lain yaitu waktu pelaksanaan lebih cepat dibandingkan dengan pelaksaan struktur Open Frame Waktu yang diperlukan untuk pelaksanaan struktur Open frame adalah selama 34 hari, sedagkan waktu yang dibutuhkan untuk pelaksanaan struktur staggered truss Systems adalah selama 34 hari.
Kesimpulan dari penulisan ini menyatakan bahwa hasil penerapan Rekayasa untuk penggunaan struktur staggered truss system sebagai rangka utama bangunan berpeluang diusulkan sebagai alternatif struktur yang lebih murah, karena dengan fungsi dasar yang tetap akan memperbesar efesiensi pada tahap pelaksanaan apabial dibandingkan dengan penggunaan struktur Open Freme
Kata Kunci. Value Engineering, Open Frame, Staggered Truss Systems

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK