PENGARUH PENGEMBANGAN MEKANISASI PERTANIAN TERHADAP PRODUKSI TANAMAN PADI DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI KABUPATEN ACEH BESAR. | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PENGARUH PENGEMBANGAN MEKANISASI PERTANIAN TERHADAP PRODUKSI TANAMAN PADI DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA DI KABUPATEN ACEH BESAR.


Pengarang

Wilda Anggraeni - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0005106011822

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknik Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2008

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Alat dan mesin pertanian (alsintan) memiliki peran yang cukup besar untuk menunjang usaha di bidang pertanian. Salah satunya dengan meningkatkan efisiensi dan efektifitas petani dalam mencapai tingkat produksi yang lebih tinggi yang secara langsung juga dapat meningkatkan pendapatan serta kescjahtcraan petani. Namun banyak faktor yang masih membutuhkan perhatian khusus dari pemerintah demi terwujudnya hal ini, termasuk melakukan pembenahan dan rekonstruksi secara maksimal atas kerusakan yang diakibatkan sisa konflik dan bencana alam tsunami yang memberikan dampak besar terhadap sistem pertanian.
Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Aceh Besar Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam pada bulan Maret 2007 sampai Juli 2007. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengembangan mekanisasi pertanian terhadap produktivitas padi dan tenaga kerja per satuan luas lahan, dan menganalisa kebutuhan serta persepsi petani terhadap mekanisasi pertanian.
Data yang dibutuhkan dalam penelitian ini meliputi : Jumlah alsintan traktor dan thresher dalam kurun waktu 10 tahun, produksi padi, biaya operasional, biaya pembelian dan jumlah tenaga kerja tani persatuan luas. Sementara teknik yang dilakukan untuk memperoleh data tersebut yaitu dengan menggunakan mctode analisis kuisioner yang disebarkan secara acak pada 50 orang petani di bawah lima BPP (Balai Penyuluh Pertanian) yang tersebar di Kabupaten Aceh Besar. Selain itu data tambahan juga didapat dari wawancara secara personal dengan petani. penyuluh, ketua BPP, staf Dinas Pertanian Aceh Besar dan staf BPS Aceh Besar sera Provinsi NAD.
Dari penelitian diproleh peningkatan jumlah alsintan traktor dan thresher yang digunakan petani dari tahun ke tahun selama kurun waktu 1994 - 2003 yakni
736 unit berkembang menjadi 1.067 unit dan jumlah akhir pada 2007 menjadi
1.212 unit (traktor roda dua, roda 4 mini, roda 4 besar dan thresher). Hal ini merupakan indikator peningkatan kebutuhan petani akan alsintan tersebut, selan itu BPP juga menyatakan scbagian besar petani di wilayah Kabupaten Aceh Besar mcnggunakan alsintan untuk menunjang usaha pcrtanian yang mereka lakukan. Biaya operasional yang dikeluarkan untuk penggunaan alsintan terscbut ditanggung bersama karena pada umumnya pcnggunaan alsintan juga dilakukan beramai-ramai. Jadi satu traktor dapat membajak sawah puluhan petani demikian juga dengan thresher.
Hasil penelitian menunjukkan adanya penambahan produksi padi sebanyak
55.539 ton yang diiringi dengan penurunan produktivitas tenaga kerja di bidang
pertanian sebesar 0,043 Ha/Orang dalam kurun waktu 10 tahun.


Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK