Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN ETNOMUSIKOLOGI RAPAI PASEE DALAM MASYARAKAT PUCOK ALUE
Pengarang
Putri Rahmawati - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Mukhsin Putra Hafid - 197607022006041001 - Dosen Pembimbing I
Cut Zuriana - 197801142006042002 - Dosen Pembimbing II
Ramdiana - 197609162006042001 - Penguji
Nurlaili - 197506102006042001 - Penguji
Nomor Pokok Mahasiswa
1906102030061
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1) / PDDIKTI : 88209
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas KIP Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik (S1)., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
ABSTRAK
Penelitian ini berjudul “Kajian Etnomusikologi Rapai Pasee Dalam
Masyarakat Pucok Alue”. Rumusan masalah dalam Penelitian ini adalah bagaimana
bentuk kajian etnomusikologi jika ditinjau dari sisi konsep atau idiologi, sosial
interaksi, dan bunyinya pada pertunjukan Rapai Pasee di dalam masyarakat Pucok
Alue Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui bentuk idiologi, interaksi, dan bunyi dari permainan sebuah Rapai
Pasee di desa Pucok Alue Kecamatan Baktiya Kabupaten Aceh Utara.
Menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, Subjek penelitian ini
adalah pelaku seni atau seniman yang ada di desa Pucok Alue. Objek pada
Penelitian ini adalah rapai pasee di desa Pucok Alue, kecamatan Baktiya, kabupaten
Aceh utara. Data diperoleh dengan Teknik observasi dan wawancara. Teknik
analisis data yang digunakan dalam penelitian kualitatif mencakup reduksi data,
display data, dari hasil analisis data yang kemudian dapat ditarik
kesimpulan/verifikasi data. Hasil dalam Penelitian ini adalah Tingkah laku dalam
permainan rapai pasee dapat mempengaruhi dan mengarahkan ekspresi serta
interpretasi melalui beberapa aspek yang saling terkait, termasuk konteks budaya,
emosi, dan teknik permainan. Permainan rapai pasee merupakan bagian integral
dari budaya Aceh, yang mencerminkan nilai-nilai, kepercayaan, dan identitas
masyarakat. Tingkah laku pada Rapai Pasee dapat diambil nilai-nilai perilaku
positif masyarakat Pucok Alue berupa kesopanan, kejujuran, keberanian, semangat
juang, dan kesetiaan terhadap tradisi dan agama dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci: Etnomusikologi, Rapai Pasee
ABSTRACT This research examines the traditional music performance Rapai Pasee in the Pucok Alue community, Baktiya District, North Aceh Regency, using an ethnomusicological approach. The aim of the research is to describe the ideology, social interactions and sound aspects of Rapai Pasee as a reflection of community culture. Using qualitative descriptive methods, data was collected through direct observation and interviews with players and local cultural figures. The research results show that Rapai Pasee has strong cultural values, reflecting honesty, politeness, courage and the religious spirit of the community. The sound of Rapai Pasee is produced through a distinctive striking technique that reflects the aesthetic value and function of the ritual. This performance is not only a means of entertainment but also a tool for preaching and preserving traditions. These findings strengthen the importance of Rapai Pasee as Aceh's cultural heritage that needs to be preserved. Keywords: Ethnomusicology, Rapai Pasee.
PENANAMAN KARAKTER NASIONALISME MELALUI KESENIAN RAPAI DABUS DI BATU ITAM TAPAKTUAN ACEH SELATAN (AGUNG IZAZULHAQ, 2024)
KAJIAN ETNOMUSIKOLOGI PERTUNJUKAN KESENIAN NANDONG DI KECAMATAN SIMEULUE TENGAH KABUPATEN SIMEULUE (ARYA FANONTA, 2025)
KAJIAN FILOSOFI MOTIF RAGAM HIAS PADA PERANGKAT ADAT KEMATIAN DI DESA ALUE THO KECAMATAN SEUNAGAN KABUPATEN NAGAN RAYA (Putri Maulida, 2023)
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP IMPLEMENTASI ADAT SEUMANOE PUCOK DI MASYARAKAT MEUKEK ACEH SELATAN (Okta Viola, 2018)
PERUBAHAN GERAK TARI RAPAI GELENG DI SANGGAR BUJANG JUARA KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (SUCCY NOVIDA ZIA MUSNA, 2025)