ANALISA KELAYAKAN BIODIESEL DARI MINYAK KELAPA SAWIT STUDI KASUS DI PTPN I (PERSERO) LANGSA | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISA KELAYAKAN BIODIESEL DARI MINYAK KELAPA SAWIT STUDI KASUS DI PTPN I (PERSERO) LANGSA


Pengarang

Helmi - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0041211085

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Mesin (S1) / PDDIKTI : 21201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

665.2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Kenaikan harga minyak dunia menjadi masalah tersendiri bagi Pemerintah Indonesia. Pengaturan distribusi BBM yang masih sentralis dan ketergantungan kita terhadap minyak impor yang semakin besar. Ketersedian energi secara nasional yang demikian tentu saja juga mempengaruhi ketahanan energi daerah Untuk mengatasi masalah tersebut, perlu dilakukan upaya untuk mengoptimalkan kebutuhan bahan bakar alternatif Salah satunya adalah mengembangkan tanaman untuk dijadikan alternatif pengganti bahan bakar yaitu biodiesel. Biodiesel adalah minyak diesel arternatif yang secara umum didefinisikan sebagai ester monoalkil dari minyak tanaman, lemak hewan dan minyak jelantah. Biodiesel adalah bahan bakar alternatif yang mampu mengurangi resiko terhadap kesehatan dan lingkungan hidup apabila dibandingkan dengan dengan bahan bakar diesel konvensional. Biodiesel yang bisa didapat dari CPO, saat ini merupakan harapan baru untuk menjawab sebagian kebutuhan energi di Tanah Air. Saal ini peluang pasar bodiesel sudah terbuka dengan adanya Peraturan Pemerintah yang sudah mendukung standar biodiesel nasional dan ijin pencampuran pada solar hingga 10%. Kebutuhan rata-rata minyak solar per tahun untuk Aceh pada saat ini adalah sebesar 253.150.594,4 liter. Seandainya pemakaian BBM solar dialihkan dengan pemakaian biodiesel sebesar 2% saja, maka kebutuhan biodiesel adalah sebesar 5.063.0I I liter, dibutuhkan bahan baku CPO sebesar 4.587 ton. Aspek harga, biodiesel saat ini masih bersaing dengan harga solar bersubsidi saat ini. Biodiesel dari CPO lebih menguntungkan dari pada bahan baku yang lain,disamping ketersediaanya yang mencukupi dan produk sampingan dari gliserol yang digunakan untuk industri oleo-kimia, makanan, dan lainnya dan bernilaijual tinggi.

Kata kunci: BBM. Biodiesel, CPO, Analisa biaya/ekonomi




Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK