KARAKTERISTIK FISIK DAN ORGANOLEPTIK MANISAN KERING MANGGA (MANGIFERA INDICA L.) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KARAKTERISTIK FISIK DAN ORGANOLEPTIK MANISAN KERING MANGGA (MANGIFERA INDICA L.)


Pengarang

Syarifah Zairil Maulida - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0505105010062

Fakultas & Prodi

Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)


Buah mangga (Mangifera indica L.) merupakan salah satu buah-buahan yang mempunyai nilai gizi yang tinggi. Buahnya yang manis, asamnya yang khas, kandungan nutrisinya yang tinggi, dan dapat diolah menjadi berbagai bentuk pangan olahan diataranya adalah manisan kering mangga.
Manisan kering mangga merupakan irisan mangga yang telah menyerap gula dan dikeringkan atau bahan makanan awetan dengan kadar gula yang relatif tinggi (+20%) dan kadar air 20%-25%, serta memiliki cita rasa khas (spesifik) dibandingkan dengan buah aslinya. Di samping itu manisan kering memiliki tekstur plastis atau dapat dibentuk.
Penelitian ini secara umum bertujuan untuk mempelajari cara pembuatan manisan mangga kering clan secara khusus untuk mengetahui pengaruh ukuran irisan mangga clan suhu pengeringan terbaik untuk mendapatkan produk manisan kering mangga yang bermutu baik. Mangga yang digunakan pada penelitian ini adalah mangga golek yang mengkal yang diperoleh dari pasar Aceh. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL ) pola faktor 3x3 yang terdiri atas dua faktor yaitu ukuran panjang (G) dan faktor suhu pengeringan (S). Faktor ukuran panjang (G) terdiri atas tiga taraf yaitu G1= 2 cm, G2= 4 cm, dan G3= 6 cm dengan lebar dan tinggi yang sama : 2 cm x 2 cm. Faktor suhu pengeringan terdiri atas tiga
taraf yaitu S1= 50" C, S2,= 60" C, S3,= 70 C. Dengan demikian terdapat 9 kombinasi
perlakuan dengan tiga kali ulangan sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan statistika Analysis of Variance (ANOVA) dan dilanjutkan dengan menggunakan uji lanjutan yaitu uji Beda Nyata Terkecil (BNT) untuk membedakan pengaruh antar perlakuan. Parameter yang dianalisis adalah kadar air, uji kuat tusuk (kekerasan), serta organoleptik warna, aroma,dan rasa.
Hasil sidik ragam manisan kering mangga menunjukkan bahwa perlakuan
interaksi antara ukuran panjang dan suhu pengeringan berpengaruh sangat nyata P<
0,01) terhadap kadar air dan berpengaruh nyata (P

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK