<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143139">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGETAHUAN PENANGANAN AWAL CEDERA ANKLE SPRAIN DAN STRAIN PADA SISWA SMA NEGERI 3 KOTA BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>CUT NYAK PUAN INDAH SALWA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Cedera ankle sprain dan strain adalah jenis cedera yang sering terjadi pada aktivitas olahraga, terutama pada siswa yang terlibat dalam kegiatan fisik. Penanganan awal yang tepat terhadap cedera ini sangat penting untuk mencegah kerusakan lebih lanjut dan mempercepat pemulihan. Angka kejadian cedera yang terjadi pada provinsi Aceh adalah sebanyak 38,2% pada bagian tubuh anggota gerak atas dan 62,6% pada bagian anggota gerak bawah. Pertolongan awal yang tepat pada permasalahan kegawatdaruratan di sekolah wajib didukung dengan pengetahuan yang cukup Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan siswa SMA Negeri 3 Kota Banda Aceh mengenai penanganan awal cedera ankle sprain dan strain menggunakan kuesioner dengan metode RICE (Rest, Ice, Compress, Elevation). Metode yang digunakan adalah survei deskriptif dengan pendekatan kuantitatif, yang melibatkan 92 siswa sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang berisi pertanyaan tentang langkah-langkah penanganan awal yang tepat untuk cedera ankle sprain dan strain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan siswa dan siswi di SMA Negeri 3 Kota Banda Aceh berdasarkan jenis kelamin terbanyak pada perempuan dengan pengetahuan baik berjumlah 33 (35,9%). Berdasarkan usia tertinggi pada usia 17 tahun dengan pengetahuan baik berjumlah 25 (27,2%). Berdasarkan kelas tertinggi pada siswa kelas XII dengan pengetahuan baik berjumlah 22 (23,9%) . Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki pengetahuan yang baik mengenai penanganan awal cedera tersebut, namun terdapat beberapa kesalahan dalam memahami prosedur yang lebih rinci, terutama terkait dengan waktu yang tepat untuk melakukan tindakan pertolongan pertama. &#13;
Kata Kunci: Cedera ankle sprain, strain, penanganan awal, pengetahuan siswa, SMA.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143139</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-20 00:25:34</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-20 10:19:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>