<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="143021">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH  PENGGUNAAN  ADMIXTURE  PADA PENGECORAN  DI DALAM  AIR  TERHADAP KUAT TARIK LENTUR BETON</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Farid Azmi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2005</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini  bertujuan  untuk  mengetahui  pengaruh   penggunaan  bahan  tambahan (admuxture)  sikacrete-w terhadap kuat tanik lentur beton pada pengocoran di dalam air.  Besarnya persentase  sikacrete-w  yang  digunakan  8  %, 9 % dan 10 %  dan berat  semen Faltor  Air  Semen (FAS)  yang digunakn  adalh 0,40, 0,45 dan 0,50 Benda ut sejumlah 66 buah  balok  beton  berukuran  I5 cm x I5 cm x 60 cm untul pengupan kuat tanik  lentur dan 66 buah kubus kontrol berukuran I5 cm x I5 cm x I5 cm untuk  pengujian  kuat tekan.  Hasil  penelitian menunjukkan bahwa penurunan nilai kuat  tarik lentur rata-rata  beton terbesar terjadi pada pengerjaan pengecoran kering di  dalam air dengan penambahan  8 % sikacrete-w  untuk  rancangan adukan dengan FAS 0,40, sebesar 70,130% dari kuat   tarik   lentur beton dengan   pengerjaan   pengecoran  normal peradatan  Penurunan  maka  kuat tarik lentur rata-rata beton  terkecil  terdapat pada  pengerjaan   pengecoran   normal  tanpa  peradatan untuk FAS  0,40,  sebesar  0645%   Nilai  kuat   tarik  lentur  rata-rata  beton  terbesar  dan   keseluruhan  vars pengeraan tcradi pada pengecorn normal permadatan untuk FAS 0,40 . Hasil  analisis varian yang   dilakukan   terhadap hasil   penelitian menunyukkan   bahwa   penggunaan faktor  air  semen  (FAS)   dan  interaksi   antar  FAS  dan  sikacrete-w berpengaruh signifikan  terhadap   kuat  tarik  lentur,    sedangan pengunaan sikacrete-w  tidak  &#13;
menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap kuat tarik lentur   Namun demikian, pengecoran   beton   di   dalam   air   dengan  dan  tanpa menggunakan   sikacrete-w menghasilkan  kuat  tarik  lentur beton yang masih  berada di bawah  kuat tarik  lentur beton yang dicor dalam keadaan normal.  Hubungan kuat  tarik lentur terhadap kuat tekan beton adalah sebesar 9,18% f'c  sampai 20,158%f'c.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>143021</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-19 11:37:23</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-19 11:37:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>