Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
SENI MUSIK TRADISIONAL TEGANING" DI KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH (1960-2004)
Pengarang
Irsyadi Mirwan - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0506101020006
Fakultas & Prodi
Fakultas KIP / Pendidikan Sejarah (S1) / PDDIKTI : 87201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.,
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Penelitian ini berjudul "Seni Musik Tradisional Gayo Teganing di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah". Alat musik Teganing merupakan alat musik tradisional yang muncul dikalangan masyarakat Gayo. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: Untuk mendeskripsikan profil seni musik tradisional Teganing dalam masyarakat Gayo, untuk mengeksplorasi perkembangan Teganing dan dampak dari modernisasi terhadap keberadaan seni pertunjukan alat musik Teganing di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah dan untuk mendeskripsikan upaya pelestarian seni pertunjukan alat musik Teganing di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data berupa teknik observasi dan wawancara. Pengolahan dan analisis data dilakukan secara kualitatif. Objek penelitian ini adalah alat musik Teganing dengan subjek para pembuat dan pemain alat musik Teganing yang bermukim di desa Godang dan Blangsentang di Kccamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat musik Teganing merupakan salah satu alat musik tradisional yang terdapat di Dataran Tinggi Gayo, lahir dari akar budaya masyarakat setempat yang telah lama hidup di tengah-tengah masyarakat pendukungnya, serta secara turun-temurun dipelajari oleh generasi ke generasi pendukung dan peminatnya. Alat musik Teganing merupakan alat musik ritmik, yang terbuat dari seruas atau dua ruas bambu dari jenis oloh otong (dalam bahasa Gayo). Alat musik Teganing dibunyikan dengan cara memukul-mukul talinya dengan stik, yang dipukul dengan tangan kanan, dan tangan kiri berfungsi memukul kekepak (lubang). Perkembangan zaman dan pengaruh medemisasi merupakan proses dari pelestarian seni musik tradisional Teganing di Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah. Pada saat ini sudah mengalami perubahan dibandingkan masa lalu yaitu dalam hal penggunaan alat modern yaitu pengeras suara atau loudspeaker dan kini banyak masyarakat yang lebih tertarik untuk menggunakan keyboard disetiap perayaan. Upaya-upaya pelestarian seni musik tradisional Teganing di desa Godang dan Blang Sentang Kecamatan Bukit Kabupaten Bener Meriah, yaitu upaya yang berasal dari penanaman motivasi individu dan masyarakat dengan menyebarluaskan melalui media, kelompok seni pertunjukan dan belum ada upaya yang nyata dan tampak dari pemerintahan setempat.
Tidak Tersedia Deskripsi
DESKRIPSI ALAT MUSIK TEGANING DI KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH (Rahmayanti Ova, 2024)
KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN BENER MERIAH DALAM RANGKA PENGENDALIAN SUMBER DAYA AIR DI KECAMATAN BUKIT (RISTI YULVIA, 2016)
PERBANDINGAN PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN SEJARAH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 BUKIT DAN SMA NEGERI 2 BUKIT BENER MERIAH (supianiko, 2015)
KEGIATAN EKSTRAKURIKULER ALAT MUSIK REBANA DI MIN BUKTI BARO 1 MONTASIK KABUPATEN ACEH BESAR (MAISAL JANNAH, 2015)
DAYA TARIK REMAJA TERHADAP KULINER ASING PADA ERA GLOBALISASI DI KECAMATAN BUKIT KABUPATEN BENER MERIAH (LUSY HUMAERA, 2024)