<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142985">
 <titleInfo>
  <title>EKSPLORASI DAN UJI AKTIVITAS AZOTOBACTER SP. DARI KEBUN KOPI ARABIKA KABUPATEN BENER MERIAH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hermawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Pertanian</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Produksi kopi Arabika pada tahun 2017 sebanyak 28.358 ton dengan luas areal 46.273 ha, kemudian pada tahun 2018 meningkat menjadi 30.408 ton dengan luas areal 46.273 ha dan pada tahun 2019 produksi kopi Arabika mengalami penurunan kembali yaitu mencapai 29.101 ton dengan luas areal 46.273 ha (Distanhub, 2021). Faktor penyebab turunnya produksi kopi Arabika salah satunya yaitu kurangnya unsur hara nitrogen. Azotobacter sp. merupakan salah satu bakteri aerob penambat nitrogen non simbiotik dengan kemampuan memfiksasi nitrogen dalam jumlah yang relatif tinggi, berkisar antara energi, keberadaan nitrogen, mineral, reaktivitas tanah dan faktor lingkungan lainnya serta keberadaan bakteri tertentu (Rahmi, 2014). Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi bakteri Azotobacter sp. yang berasal dari kebun kopi Arabika Kabupaten Bener Meriah dan menguji bakteri Azotobacter sp. yang mampu mengikat nitrogen dari udara.&#13;
              Penelitian ini menggunakan metode survei lapangan dan deskriptif. Pengambilan sampel tanah dilakukan dikawasan perkebunan kopi Arabika di 20 Desa yang ada di Kecamatan Pintu Rime Gayo, Gajah Putih, Bandar, Bener Kelipah dan Mesidah dengan ketinggian 860 – 1550 m dpl. Pengambilan sampel tanah dilakukan pada rhizosfer tanaman kopi yang berumur produktif 20-35 tahun dengan kedalaman 0-20 cm. Setiap kebun kopi diambil satu sampel tanah satu kilogram dan setiap sampel tanah merupakan komposit dari empat titik pemboran tanah di rhizosfer tanaman kopi. Sampel tanah dimasukan kedalam kantong plastik dan disimpan pada suhu 4 oC. Isolasi dilakukan terhadap sampel tanah dari rhizosfer tanaman kopi Arabika dari Kabupaten Bener Meriah, kemudian dilanjutkan dengan pemurnian, seleksi pada medium Ashby cair dan uji aktivitas pada media tanah terhadap bakteri Azotobacter sp. yang terseleksi. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif.&#13;
           Hasil penelitian ini ditemukan isolat bakteri Azotobacter sp. dari sampel tanah rhizosfer kebun kopi Arabika kabupaten Bener Meriah diperoleh sebanyak 40 isolat. 40 isolat tersebut berasal dari 20 Desa yang ada di Kabupaten Bener Meriah, dimana setiap Desa diambil tingkatan pengenceran 10-3 dan 10-4. Jumlah isolat yang ditemukan berbeda dari setiap tingkatan pengenceran. Bakteri yang berhasil diisolasi diberi kode A1, A2, A3, A4, A5, A6, A7, A8, A9, A10, A11, A12, A13, A14, A15, A16, A17, A18, A19, A20, A21, A22, A23, A24, A25, A26, A27, A28, A29, A30, A31, A32, A33, A34, A35, A36, A37, A38, A39 dan A40. Sampel tanah yang diinokulasikan isolat bakteri Azotobacter sp. dengan kode A15 dan A35 memiliki rata-rata N-total tanah sama dengan kontrol dengan kriteria sedang yaitu 0,21 % dan 0,22 % dari sampel tanah yang diinokulasikan isolat Azotobacter sp. yang lain. Sampel tanah yang diinokulasikan isolat bakteri Azotobacter sp. dengan kode A3, A4, A5, A16, A24 dan A36 memiliki rata-rata N-total tanah dengan kriteria rendah dari kontrol yaitu 0,20 %, 0,18 %, 0,17 %, 0,20 %, dan 0,17 %. Isolat bakteri Azotobacter sp. dari sampel tanah rhizosfer kebun kopi Arabika Kabupaten Bener Meriah tidak mampu mengikat nitrogen dari udara.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142985</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-18 21:20:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-19 09:11:48</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>