<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142961">
 <titleInfo>
  <title>PERBANDINGAN KEKUATAN DINDING YANG DIPERKUAT WIREMESH DENGAN DINDING TANPA PERKUATAN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hylda Alissa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini bertujuan  untuk  membandingkan perilaku  dan  peningkatan   kekuatan dinding yang diberi perkuatan wiremesh dengan yang  tidak  diberi  perkuatan.   Benda uji yang digunakan  adalah dinding berukuran (80X50X13) cm untuk uji tekan dan ujf lentur, dan dinding  berukuran (46X46x13) cm   untuk  uji  geser diagonal,   masing­ masing   satu   buah untuk  dinding  tanpa  perkuatan  dan  dinding   dengan  perkuatan Material  dinding yang digunakan  adalah bata    merah  dan   batafoam.  Dinling  hata merah dan  batafoam  keduanya diberkan wiremesh  satu  lapis di  seluruh sisinya   dan plesteran di  seluruh sisinya  Total  benda  uji dinding adalah 12 benda uji.   Sebelum pembuatan benda uji, dilakukan  pemeriksaan terhadap material yang digunakan yaito pengujian kuat   tekan  batafoam  dan  bata  merah  dan juga   pengujian tarik   pada wiremesh.    Mortar   pengikat  untuk benda   uji   tersebut   menggunakan campuran IPC  :  4Pasir.    Pembuatan,   perawatan,  dan  pengujian  benda   uji  dilakukan di Laboratorium  Konstruksi dan Bahan  Bangunan  Fakultas  Teknik  Universitas Syiah Kuala.  Benda uji  tanpa perkuatan  adalah benda  uji  kontrol.  Pada  pasangan dinding bata  merah, nilai kuat tekan dinding yang diberi perkuatan adalah 3,75  MPa dengan peningkatan  61,64 % dari benda uji  kontrol  sebesar 232 MPa, milai kuat  lentur yait I,5I   MPa  meningkat   174,5  %  dari  0,55   Mpa, dan nilai  kuat  geser   diagonal yaitu 0,39 Ma meningkat 18,I8 % dari  0,33  MPa.  Pada pasangan dinding batafoam, nilai kuat  tekan   dinding yang    diberi  perkuatan   adalah   2.34   MPa  dengan   peningkatan 42.68 % dari benda ini lontrol yaitu  1,64  MPa, nilai  kuat  lentur  &#13;
yaitu I,42 MPa.meningkat  468 % dari  0,25 Mpa,   dan  nilai  kuat   geser diagonal   yait 0,39 MPa meningkat 105,26 % dari  0.I9 MPa.  Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa  nilai  kuat tekan, kuat  lentur,  dan kuat  geser  diagonal  dinding bata  yang diberikan  perkuatan wiremesh lebih  tings danipada dinding bata tanpa  perk uatan.  Penambahan wiremesh sebagai  bahan  perkuatan memperbaiki   pola  kehancuran   dari   getas  menjadi lebih daktail.&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>WALLS (BUILDING ELEMENT) - CONSTRUCTION</topic>
 </subject>
 <classification>690.12</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142961</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-18 16:06:21</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-19 15:30:07</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>