<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142893">
 <titleInfo>
  <title>GAMBARAN PENGOBATAN PASIEN PENYAKIT KRONIS PESERTA PROGRAM RUJUK BALIK DI PUSKESMAS KUTA BARO ACEH BESAR</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>RAHMAD KURNIA PHONNA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Program rujuk balik (PRB) merupakan pelayanan kesehatan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang mengidap penyakit kronis dalam kondisi stabil, namun masih membutuhkan perawatan atau pengobatan jangka panjang yang bertujuan meningkatkan efektivitas pelayanan kesehatan dengan harapan mempermudah aksesibilitas dan ketersediaan obat. Menurut data BPJS Kesehatan tahun 2016, hanya 401.190 dari total 1,18 juta peserta PRB mengikuti PRB. Alasan pasien tidak mengikuti PRB antara lain ketersediaan obat yang kurang memadai di apotek, kesiapan layanan primer yang belum optimal, dan kurangnya informasi yang diberikan kepada pasien mengenai program PRB. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran pengobatan pasien penyakit kronis yang menjadi peserta PRB di Puskesmas Kuta Baro, Aceh Besar. Penelitian dirancang secara deskriptif dengan menggunakan desain analitik cross sectional. Sampel dikumpulkan menggunakan metode accidental sampling selama satu bulan. Data yang digunakan adalah data primer berasal dari kuesioner dan data sekunder melalui aplikasi P-care. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya hubungan ketersediaan obat dengan pengobatan pasien PRB di Puskesmas Kuta Baro, Aceh Besar. Sementara itu, faktor seperti tempat pengambilan obat, jarak, efektivitas waktu pengambilan obat, dan peran tenaga kesehatan tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Meskipun demikian, faktor-faktor tersebut tetap dapat menjadi potensi risiko yang mempengaruhi kepatuhan pasien PRB dan memerlukan perhatian lebih lanjut untuk mendukung keberhasilan layanan PRB secara menyeluruh.&#13;
&#13;
&#13;
Kata kunci : Rujuk balik, Penyakit kronis, Ketersediaan obat, Layanan primer, Tenaga kesehatan&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142893</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-18 12:26:40</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-18 16:45:00</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>