<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142863">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN KADAR HEMOGLOBIN A1C DENGAN KUALITAS TIDUR PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. RIDHA ATHALLAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Pendahuluan: Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat gangguan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya. Kadar HbA1c merupakan penanda kontrol glikemik jangka panjang yang dapat mempengaruhi berbagai aspek kesehatan pasien, termasuk kualitas tidur. Tujuan: Menganalisis hubungan antara kadar HbA1c dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Poli Endokrin RSUDZA. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, di mana data dikumpulkan melalui pengisian kuesioner 95 responden yang dipilih secara consecutive sampling, pengumpulan data dilakukan di Poli Endokrin RSUDZA selama periode 16 Oktober – 15 November 2024. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kadar HbA1c dan kualitas tidur, yang dibuktikan dengan  p value 0,009 pada uji chi square (&lt; 0,05) dan  p value 0,02 pada uji Fisher’s Exact Test (&lt; 0,05), maka dapat disimpulkan terdapat hubungan yang bermakna antara kadar HbA1c dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara kadar HbA1c dengan kualitas tidur pada pasien diabetes melitus tipe 2.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Diabetes Melitus Tipe 2, HbA1c, Kualitas Tidur, Kontrol Glikemik&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DIABETES MELLITUS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.462</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142863</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 21:31:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-18 09:55:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>