GAMBARAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT INHALER BERDASARKAN TINGKAT KEPARAHAN PASIEN ASMA BRONKIAL DI RUMAH SAKIT DR. ZAINOEL ABIDIN | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

GAMBARAN KEPATUHAN PENGGUNAAN OBAT INHALER BERDASARKAN TINGKAT KEPARAHAN PASIEN ASMA BRONKIAL DI RUMAH SAKIT DR. ZAINOEL ABIDIN


Pengarang

Hana Syahira Permana - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Budi Yanti - 198109292015042001 - Dosen Pembimbing I
Ratna Idayati - 197412271999032003 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2107101010098

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.238

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Asma merupakan penyakit kronis heterogen tidak menular di saluran pernapasan bagian bawah yang mengakibatkan kesulitan bernapas dan sesak dada yang sering dijumpai pada populasi anak dan dewasa. Dalam perkembangannya, inhalasi menjadi pilihan karena secara signifikan memiliki risiko efek samping yang lebih kecil. Hal tersebut dapat tercapai dengan dibarengi kepatuhan dalam menggunakan terapi agar bisa meningkatkan kualitas hidup pasien, mengurangi tingkat kekambuhan dan menurunkan kejadian morbiditas dan mortalitas sehingga terjadinya peningkatan kesehatan pasien dan penurunan angka rawat inap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kepatuhan penggunaan obat inhaler berdasarkan status pengobatan pasien asma bronkial di Rumah Sakit Dr. Zainoel Abidin. Penelitian ini dilaksanakan di Ruang Rawat Inap Paru dan Poliklinik Paru di RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Metode penelitian ini adalah deskriptif observasional untuk menggambarkan tingkat kepatuhan penggunaan inhaler berdasarkan tingkat keparahan pasien asma. Pengambilan data ini telah dilaksanakan pada Mei hingga September 2024. Subjek penelitian berjumlah 40 pasien asma bronkial yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan cara mewawancarai responden terkait penggunaan obat inhaler (controller) yang mereka gunakan sesuai dengan kuisioner MARS-A. Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat 40 pasien asma dengan mayoritas berusia 18-25 tahun dan berjenis kelamin perempuan. Selanjutnya, berdasarkan pendidikan terakhir mayoritas memiliki pendidikan terakhir SMA, mayoritas adalah mahasiswa, tidak merokok dan tidak ada komorbid. Riwayat alergi positif dengan yang terbanyak adalah alergi debu dengan tidak ada riwayat asma keluarga, durasi pemakaian inhaler di bawah 7,5 tahun, pemakaian inhaler ICS+LABA, tingkat edukasi yang ditemukan tinggi dengan tingkat kesulitan penggunaan inhaler rendah. Hal ini bisa dikaitkan dengan hasil yang didapatkan yakni tingkat kepatuhan juga tinggi dengan derajat keparahan yang minimal yakni intermitten.
Kata kunci: Asma, Inhaler, Alergi

Asthma is a non-communicable, heterogeneous chronic disease of the lower respiratory tract that causes difficulty breathing and chest tightness that is often found in pediatric and adult populations. In its development, inhalation has become an option because it has a significantly lower risk of side effects. This can be achieved with compliance in using therapy in order to improve the patient's quality of life, reduce the recurrence rate and reduce the incidence of morbidity and mortality resulting in improved patient health and reduced hospitalization rates. This study aims to determine the description of the use of inhaler based on the treatment status of bronchial asthma patients at Dr. Zainoel Abidin Hospital. This research method is descriptive observational to describe the level of compliance with inhaler use based on the severity of asthma patients. This research was carried out in the Pulmonology’s Inpatient Room and Pulmonology’s Polyclinic at RSUD Dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. This data collection will be carried out from May to September 2024. The research subjects were 40 bronchial asthma patients who includeed in inclusion and exclusion criteria. Data collection was carried out by interviewing respondents regarding their use of inhalers (controllers) according to the MARS-A questionnaire. The results of this study showed that there were 40 asthma patients with the majority aged 18-25 years and female. Furthermore, based on their latest education, the majority have a high school education, the majority are students, do not smoke and have no comorbidities. Positive allergy history with the most frequent being dust allergies with no family history of asthma, duration of inhaler use under 7.5 years, use of ICS+LABA inhalers, high level of education with low level of difficulty using inhalers. This can be related to the results obtained, namely the level of compliance is also high with a minimal degree of severity, namely intermittent. Keywords: Asthma, Inhaler, Allergy

Citation



    SERVICES DESK