<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142835">
 <titleInfo>
  <title>PEMANFAATAN EKSTRAK DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) RNUNTUK PENGOBATAN PADA IKAN NILA (OREOCHORMIS NILOTICUS) RNYANG DIINFEKSI BAKTERI AEROMONAS HYDROPHILA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUTIA NUR ARANI</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kelautan dan Perikanan	Budidaya Perairan (S1)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Ikan Nila (Oreochromis niloticus) adalah salah satu jenis ikan air tawar yang paling banyak &#13;
dibudidayakan di Indonesia. Sejalan dengan perkembangan usaha budidaya, terdapat pula &#13;
beberapa masalah yang mengganggu seperti hama dan penyakit sehingga menghambat &#13;
perkembangan usaha budidaya. Salah satu jenis penyakit bakterial yang biasanya &#13;
menyerang ikan nila adalah Motile Aeromond Septicemia (MAS) atau Haemorrhagic &#13;
Septicemia. Penyakit bakteri ini dapat menyebabkan kematian diatas 80% dalam waktu &#13;
relatif singkat. Pengobatan penyakit yang terinfeksi bakteri sebagian besar menggunakan &#13;
antibiotik. Menghindari dampak dari penggunaan antibiotik maka perlu dicari alternatif &#13;
pengobatan yang aman, efektif, dan mudah didapat, yaitu dengan memanfaatkan tanaman yaitu &#13;
tanaman jamblang. Ekstrak daun jamblang mengandung senyawa alkaloid, fenol, flavonoid, &#13;
tannin, minyak atsiri sebagai metabolit sekunder (Prabhakaran et al., 2011 dan Sudarmi, 2017). &#13;
Pengobatan yang digunakan dengan menggunakan metode perendaman dengan ekstrak daun &#13;
jamblang dengan konsentrasi berbeda dengan lama perendaman 10 menit, dalam penelitian ini &#13;
menggunakan rancangan acak lengkap perlakuan A negatif (tidak di infeksi Aeromonas &#13;
hydrophila), perlakuan B positif (diinfeksi bakteri Aeromonas hydrophila), perlakuan C (18.5 &#13;
mL/1½ L), perlakuan D (26,25 mL/1½ L), perlakuan E (33,75 mL/1½ L). Berdasarkan hasil &#13;
uji ANOVA pemberian ekstrak daun jamblang (Syzygium cumini) pada ikan nila yang &#13;
terinfeksi Aeromonas hydrophilla berpengaruh nyata (P</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>BACTERIAL DISEASES - ANIMALS - VETERINARY MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>BACTERIAL DISEASES</topic>
 </subject>
 <classification></classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142835</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 15:54:13</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-18 09:39:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>