<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142833">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH GRADASI AGREGAT TERHADAP KUAT LENTUR BETON MENGGUNAKAN BAHAN TAMBAHAN  SILICA FUME</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nelly Safrina</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2006</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengetahui  pengaruh gradasi  perbedaan  gradasi agregat terhadap kuat  lentur beton dengan  menggunakan  bahan tambahan silica fume.   Perbedaan  gradasi  agregat  berdasarkan diameter maksimum  agregat yaitu 31.5  mm;  25,4 mm; dan 19,1  mm, sedang kan persentase penambahan silica fume&#13;
sebesar 5%,  7% dan 9%, dengan  faktor air semen 0,4.  Benda uji yang digunakan adalah balok beton dengan ukuran 15 cm x  15 cm x 60 cm sebanyak 60 benda uji.&#13;
Pengujian kuat lentur dilakukan pada saat benda uji bemmur 56 hari. Standar yang dipakai dalam penelitian  ini adalah American Concrete lnstitut (ACI), American Societyfor Testing Material  (ASTM), British Standard (BS), dan Peraturan Beton Bertulang Indonesia  (PB1-1971)  Analisis  varian  yang dipilih adalah  analisis varian  faktor dua arah model  efek tetap.  Analisis regresi  yang digunakan adalah analisis linier berganda.  Hasil  analisis varian menunjukkan bahwa variasi  gradasi agregat  berpengaruh nvata terhadap kuat lentur beton.  Hasil  penelitian menunjukkan  bahwa pada gradasi  31,5  mm tercapai  kuat lentur maksimum  pada beton tanpa  penambahan silica fume,  sedangkan pada 254  mm tercapai  pada beton dengan penambahan  7% silica fume,  dan pada gradasi  19,1  mm kuat lentur maksimum tercapai pada beton dengan penambahan  5% silicafume.  Dimana hasil tersebut seiring dengan perkembangan  kuat lentur betonnya.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CONCRETE - STRUCTURAL ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>624.183 4</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142833</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 15:51:43</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 17:03:05</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>