DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO STROKE PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

DETEKSI DINI FAKTOR RISIKO STROKE PADA USIA PRODUKTIF DI PUSKESMAS KOTA BANDA ACEH


Pengarang

HAURA AMIRA SAFA - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Syahrul - 196202021989031001 - Dosen Pembimbing I
Rachmad Suhanda - 198006182008011011 - Dosen Pembimbing II



Nomor Pokok Mahasiswa

2107101010137

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.81

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan pada orang dewasa di seluruh dunia. Meningkatnya kejadian stroke pada usia produktif serta dampaknya yang signifikan terhadap kualitas hidup dan ekonomi, diperlukan upaya pencegahan primordial dan pencegahan primer untuk menurunkan angka kejadian stroke pada kelompok usia ini. Penelitian ini bertujuan untuk deteksi dini faktor risiko stroke pada usia produktif di Puskesmas Kota Banda Aceh. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan metode cluster random sampling yang dilakukan di Puskesmas Meuraxa, Puskesmas Baiturrahman, Puskesmas Kuta Alam, Puskesmas Banda Raya, dan Puskesmas Ulee Kareng, dengan jumlah sampel sebanyak 100 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner serta pemeriksaan berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, tekanan darah, dan gula darah sewaktu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengunjung Puskesmas Kota Banda Aceh responden paling banyak pada rentang usia 46 – 55 tahun (27%), dan berjenis kelamin perempuan (73%). Faktor risiko stroke yang tidak dapat dimodifikasi adalah riwayat stroke dalam keluarga (12%). Faktor risiko yang dapat dimodifikasi meliputi aktivitas fisik rendah (69%), lingkar pinggang berisiko (60%), pola makan tidak sesuai (53%), obesitas (48%), hipertensi (24%), merokok (16%), dan gula darah sewaktu tinggi (8%). Dapat disimpulkan bahwa faktor risiko stroke pada usia produktif yang paling banyak terdeteksi adalah aktivitas fisik rendah, obesitas sentral, pola makan yang tidak sesuai, dan obesitas.

Stroke is one of the leading causes of death and disability in adults worldwide. The increasing incidence of stroke in productive age and its significant impact on quality of life and economy, requires primordial prevention and primary prevention efforts to reduce the incidence of stroke in this age group. This study aims to early detection of stroke risk factors in productive age at the Banda Aceh City Health Center. This study is descriptive with cluster random sampling method conducted at Meuraxa Health Center, Baiturrahman Health Center, Kuta Alam Health Center, Banda Raya Health Center, and Ulee Kareng Health Center, with a total sample of 100 respondents. Data collection was carried out through interviews using a questionnaire and examination of body weight, height, waist circumference, blood pressure, and blood sugar. The results showed that visitors to the Banda Aceh City Health Center had the most respondents in the age range of 46 - 55 years (27%), and were female (73%). Non-modifiable stroke risk factors are family history of stroke (12%). Modifiable risk factors include low physical activity (69%), risky waist circumference (60%), inappropriate diet (53%), obesity (48%), hypertension (24%), smoking (16%), and high blood sugar (8%). It can be concluded that the most commonly detected risk factors for stroke in productive age are low physical activity, central obesity, inappropriate diet, and obesity.

Citation



    SERVICES DESK