<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142819">
 <titleInfo>
  <title>PUSAT PENDIDIKAN DAN PERTUNJUKAN SENI BUDAYA ACEH  TEMA :</title>
  <subTitle>METAFORA</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Erna Muliana</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK&#13;
Pusat Pendidikan dan Pertunjukan Seri Budaya Aceh ini merupakan suatu tempat  wadah  yang menyediakan sarana pembelajaran, pelatihan, pengembangan dan  pementasan seni budaya Aceh, khususnya  seni  pertunjukan. Objek ini merupakan  suatu jawaban dari fenomena seni budaya yang sedang berkembang di Aceh. Tujuan pembangunan Pusat Pendidikaa dan Pertunjukan Seni Budaya Aceh ini adalah untuk  mengembangkan, memperkenalkan dan menunjukkan bagaimana Seni Budaya Aceh,  sekaligus sebagai objek wisata  budaya. Lokasi perancangan terdapat di pusat kota, sesuai dengan tujuan wisata  budaya dan peruntukan lahan. Berdasarkan  pertimbangan kedua hal tersebut diatas, maka tema yang dipilih adalah Metafora  Sesuai dengan gaya bahasa metafor, yaitu pemindahan  makna, maka rancangan ini diharapkan dapat mempresentasikan  seni  budaya Aceh dan bangunan mampu  salah  menjadi  satu ikon kawasan setempat. Untuk menjawab gagasan  tersebut  dilakukan penekanan pengolahan pada bentuk, fasade, dan material bangunan .&#13;
 Konsep bentuk merupeakan metafora dari Tari  Saman,  yaitu bentuk geometri dari  gerakan ombak (geulombang)  serta nilai makna kepemimpinan dan kekuatan dibalik  gerak (irama) dinamis dari Tari Saman. Konsep fasade pada rancangan  memakai  kerawang motif Aceh dan simbol ragam hias Aceh, seperti pinto khop pada  fasade  sebagai metafora yang dapat merepresentasikan  semi budaya Aceh.&#13;
 Pada interior  menggunakan material khusus akustik yang diaplikasikan  pada ruang yang  membutuhkan tingkat  akustik yang baik. Selain itu diterapkan  sistem second skin  pada bangunan untuk mengantisipasi iklin dan meningkatkan kualitas akustik ruang.&#13;
  Kata Kunci: Pusat Pendidikan. Pertunjukan Seni Budaya, Metafora &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EDUCATIONAL BUILDINGS - ARCHITECTURE</topic>
 </subject>
 <classification>727</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142819</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 15:25:58</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-18 10:02:43</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>