<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142781">
 <titleInfo>
  <title>KAJIAN PENGARUH INTENSITAS HUJAN DAN KEMIRINGAN LERENG TERHADAP EROSI  PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM)</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Quratul  Aini</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued>2011</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Erosi  adalah  proses  terangkutnya   lapisan  tanah  atas  yang  terjadi  karena  faktor iklim,   topografi,   tanah,   kegiatan   manusia   dan   vegetasi   penutup   tanah.   Erosi menyebabkan   pendangkalan   pada   badan   air   seperti   waduk,   sehingga   dapat menyebabkan  banjir.  Dampak  lanjutan  dari peristiwa  tersebut  yaitu berkurangnya umur  rencana  waduk.  Oleh  karena  itu,  pencegahan  perlu  dilakukan  dengan  cara mempertimbangkan  faktor-faktor  penyebab  erosi.  Penelitian  ini  bertujuan  untuk mengkaji  pengaruh   intensitas  hujan dan  kemiringan   lereng  terhadap  erosi  pada lahan yang ditanami  rumput  gajah  (Pennisetum purpureum).  Penelitian  dilakukan di    Laboratorium     Hidroteknik     Fakultas    Teknik     Universitas     Syiah    Kuala menggunakan alat rainfall simulator sebagai pembangkit  hujan.  Erosi diukur pada lahan  yang ditanami  rumput  gajah  didalam  plot uji berukuran  150  cm x 80 cm x&#13;
20 cm.  Pengukuran   erosi  dilakukan  selama  lima  menit  dengan  variasi  intensitas hujan   (1)   sebesar    37,5   mm/5menit;    50   mm/5menit;    62,5   mm/5menit    dan kerniringan  lereng (S) sebesar  0; 10; 20°. Hasil  penelitian  menunjukkan adanya pengaruh  intensitas hujan dan kemiringan  lereng terhadap erosi pada lahan dengan tanaman  Rumput  Gajab.  Semakin  besar  intensitas  hujan dan  kemiringan   lereng maka   nilai   erosi   akan   semakin   besar.   Namun,    kemiringan    lebih   berperan menghasilkan  erosi daripada intensitas. Peningkatan erosi akibat kemiringan mengalami  penambahan  sebesar  33-123%, lebih besar bila dibandingkan  dengan peningkatan erosi akibat  intensitas  dengan  penambahan sebesar  53 -65 %. Model erosi  yang  dibangun   dari  hasil   pengukuran   mempunyai   hubungan   kuat,  yang&#13;
ditunjukkan  dari  nilai  koefisien  determinasi  (R) = 0,778.  Selanjutnya dari  hasil&#13;
analisa varian dengan distribusi  F diperoleh  Fhitung  = 13,216 &gt; Foo563  = 8,941,&#13;
yang  dapat  disimpulkan   bahwa   model  yang  dibangun   sangat  baik  digunakan dalam  menghitung  erosi.  Dari  hasil  penelitian  diperoleh  nilai  koefisien  Rumput&#13;
Gajah  (CRG)  = 0,0882,  yang  dapat  digunakan   untuk  mengestimasi  erosi  dengan&#13;
metode USLE.&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
Kata  kunci  :    erosi  laban,  sheet  erosion,  USLE,  rainfall simulator,  rumput  gajah&#13;
(Pennisetum Purpureum)&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>EROSION - ENGINEERING</topic>
 </subject>
 <classification>631.45</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142781</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 11:43:14</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 15:15:23</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>