KAJIAN PELAYANAN ANGKUTAN PENUMPANG KOTA DI KOTA BANDA ACEH - ACEH BESAR (STUDI KASUS TRAYEK KEUDAH - LUENG BATA DAN TRAYEK KEUDAH LAMPEUNEURUT) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN PELAYANAN ANGKUTAN PENUMPANG KOTA DI KOTA BANDA ACEH - ACEH BESAR (STUDI KASUS TRAYEK KEUDAH - LUENG BATA DAN TRAYEK KEUDAH LAMPEUNEURUT)


Pengarang

Hairul Ridha - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0604101020043

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik.,

Bahasa

Indonesia

No Classification

629.04

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Trayek Keudah - Lampeuneurut dan Keudah - Lueng Bata merupakan rute pelayanan angkutan umum yang berada di Kota Banda Aceh - Aceh Besar. Pada trayek ini angkutan umum yang beroperasi adalah labi-labi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja pelayanan angkutan penumpang kota (labi-labi) sehingga dapat digolongkan dalam kondisi baik, sedang atau kurang baik. Pengamatan dilakukan selama 3 hari yaitu pada hari Senin (23 Mei 2011), Kamis (26 Mei 2011), dan Minggu (29 Mei 2011 ). Pengambilan data dilakukan dengan cara survey dinamis yaitu survey yang dilakukan di dalam kendaraan untuk mencatat jumlah penumpang, waktu perjalanan dan waktu pelayanan dan survey statis yaitu survey yang dilakukan dari Iuar kendaraan untuk mencatat headway, waktu tunggu dan frekuensi kendaraan. Data hasil penelitian tersebut kemudian diolah untuk merdapatkan parameter yang menjadi penilaian, parameter tersebut berupa load factor pada jam sibuk dan tidak sibuk, kecepatan perjalanan, headway, waktu perjalanan, waktu pelayanan, frekuensi, jumlah kendaraan yang beroperasi, waktu tunggu penumpang dan awal - akhir waktu pelayanan. Dari hasil penelitian didapat hasil total untuk setiap parameter penilaian untuk kedua trayek Keudah - Lampeuneurut dan Keudah - Lueng Bata sebesar 24. Hasil ini berada pada batas maksimal standar yang digunakan yaitu 18,00 - 24,00 sehingga kinerja angkutan umum masih dalam keadaan baik. Meskipun demikian, jika dilihat dari load factor yang berkisar antara 26%- 55% dari sisi operator hal ini sangatlah merugikan walaupun menimbulkan kenyamanan bagi penumpang. Hal lainnya adalah terdapat beberapa penyimpangan pada lintasan trayek dilapangan jika dibandingkan dengan ketetapan yang telah dikeluarkan oleh Dinas Perhubungan. Oleh karena itu perlu dilakukan perbaikan dan pengaturan pada kedua trayek.









Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK