KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN TERHADAP EROSI PADA LAHAN YANG DITANAMI RUMPUT GAJAH (PENNISETUM PURPUREUM)


Pengarang

Rika Arnita - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704101020031

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Erosi tanah adalah suatu proses atau peristiwa hilangnya lapisan permukaan tanah atas, salah satu penyebab terjadinya adalah hujan. Tana.man penutup (vegetasi) memiliki sifat melindungi tanah dari tumbukan-tumbukan keras butiran air hujan ke permukaan tanah, dan juga dapat memperbaiki susunan tanah dengan bantuan akar-akarnya yang menyebar. Rumput gajah merupakan salah satu tanaman penutup yang baik untuk melindungi permukaan tanah karena mempunyai struktur akar tanaman yang kuat. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh kerapatan tanaman, intensitas hujan dan kemiringan lereng terhadap erosi pada lahan yang ditanami rumput gajah (Pennisetum purpureum). Penelitian dilakukan di Laboratorium Hidroteknik Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala menggunakan alat rainfall simulator sebagai pembangkit hujan. Erosi diukur pada lahan yang ditanami rumput gajah didalam plot uji berukuran 150 cm x 80 cm x
20 cm. Pengukuran erosi dilakukan selama lima menit dengan variasi Kerapatan
tanaman (CD) sebesar 0%, 50%, dan 100%, intensitas hujan (1) sebesar 24,45 mm/5menit, 28,89 mm/5menit, dan 33,33 mm/5menit, dan kemiringan lereng (S) sebesar 0°, 10°, dan 20°. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya pengaruh kerapatan tanaman (Cp), intensitas hujan (1), dan kemiringan lereng (S) terhadap erosi yang terjadi. Dengan perhitungan regresi linier antara erosi, kerapatan
tanaman, intensitas hujan dan kemiringan lereng diperoleh model erosi A = -
116,209C+6,3781+4,443$S-71,429. Model erosi yang dibangun memiliki hubungan baik, yang ditunjukkan dari nilai koefisien determinasi (R2') = 0,789. Hasil kalibrasi antara pengukuran erosi dan estimasi erosi dengan metode USLE
diperoleh koefisien pengelolaan tanaman (C) untuk rumput gajah dengan kerapatan tanaman 100% sebesar 0,2271, kerapatan tanaman 50% (lahan acak) sebesar 0,6565, dan kerapatan 50% (setengah lahan) sebesar 0,6955, sehingga ketiga koefisien tersebut dapat digunakan untuk penutup lahan rumput gajah dengan karakteristik tanah yang sama dengan percobaan ini.




Kata kunci : erosi, intensitas hujan, kcmiringan lereng, kerapatan tanaman, rumput gajah.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK