<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="14277">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Dwi Teguh Irawan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2013</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Angka penderita HIV/AIDS di Lembaga Pemasyarakatan terus meningkat. Jumlah narapidana penderita HIV telah bertambah dari 687 di tahun 2010 menjadi 783 di tahun 2012. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan, sikap dengan pencegahan HIV/AIDS pada narapidana pemakai narkoba di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIA Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional survey . Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2012 sampai dengan Maret 2013. Sampel diambil  dari total populasi yang berjumlah sebanyak 32 orang. Variabel dalam penelitian ini adalah pengetahuan, sikap dan pencegahan. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik responden yang berjenis kelamin laki-laki (100%), kelompok umur tertinggi 21-25 dan 31-35 tahun (28,13%), belum menikah (65,25%), tamat SMA (50%), pernah menggunakan Shabu-shabu (46,88%) dan 87% narkoba dipakai dengan cara dihisap. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan dengan pencegahan HIV/AIDS (p-value = 0,035) dan terdapat hubungan antara sikap dengan pencegahan HIV/AIDS (p-value = 0,026). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan dan sikap merupakan aspek penting untuk seseorang melakukan pencegahan HIV/AIDS. Hal ini dikarenakan orang yang memiliki tingkat pengetahuan dan sikap yang kurang baik memiliki kecendrungan untuk melakukan pencegahan yang kurang baik pula. Saran pada penelitian ini adalah hendaknya Dinas Kesehatan Banda Aceh dan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) dapat meningkatkan upaya promotif berupa penyuluhan mengenai HIV/AIDS serta cara pencegahannya. Kata kunci:  HIV/AIDS, Pengetahuan, Sikap, Pencegahan</note>
 <subject authority="">
  <topic>VIRUSES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>AIDS - DISEASES</topic>
 </subject>
 <classification>616.97</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>14277</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2015-06-24 09:24:29</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2015-10-21 11:11:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>