<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142763">
 <titleInfo>
  <title>NILAI PREDIKSI RASIO NEUTROFIL-LIMFOSIT PADA PENDERITA GAGAL JANTUNG DENGAN PENURUNAN FRAKSI EJEKSI VENTRIKEL KIRI YANG DITERAPI DENGAN PENYEKAT ACE ATAU ARNI TERHADAP LUARAN KLINIS DAN PROGNOSIS PENDERITA:</title>
  <subTitle>STUDI KOHORT PROSPEKTIF PADA POPULASI SUKU ACEH</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rizki Novia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Gagal jantung dan inflamasi saling berkaitan. Angiotensin Converting Enzyme Inhibitor (ACE-I) dan  Angiotensin Receptor Nephrilysin Inhibitor (ARNI) dapat menurunkan inflamasi melalui mekanisme penghambatan produksi netrofil. Rasio neutrofil terhadap limfosit (NLR) adalah penanda sederhana inflamasi. Belum banyak penelitian yang membuktikan NLR dapat menjadi prediktor prognosis pada penderita gagal jantung dengan penurunan fraksi ejeksi ventrikel kiri (HFrEF). Tujuan penelitian ini adalah sebagai prediktor prognosis terhadap kematian dan kejadian rehospitalisasi pada penderita HFrEF yang diterapi dengan ACE-I maupun ARNI. Penelitian ini merupakan studi kohort observasional prospektif dengan metode double blind yang dilakukan di RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. Terdapat dua kelompok yaitu kelompok ACE-I dan kelompok ARNI, masing-masing kelompok memiliki 40 sampel. Pertama dilakukan pemeriksaan darah untuk menilai NLR. Sampel diobservasi setiap minggunya selama tiga bulan untuk mengevaluasi kejadian kematian dan rehospitalisasi. Setelah tiga bulan sisa sampel yang hidup dilakukan pemeriksaan NLR ulangan. Dari hasil penelitian,  ditemukan kejadian kematian (ARNI n:3, ACE-I n:4). Didapatkan bahwa NLR Pre HR: 1,454, IK 95%:1,266-1,670, p = 0,000. Kejadian rehospitalisasi dapat diprediksi oleh NLR pada kelompok ACE-I (RR:6,56) dan ARNI (RR:8,33). ACE-I (p=0,014) dan ARNI (p=0,032) dapat menurunkan kadar NLR. Dapat disimpulkan bahwa, NLR dapat menjadi prediktor prognosis pada HFrEF baik yang diterapi dengan ACE-I maupun ARNI, serta ACE-I dan ARNI dapat menurunkan kadar NLR.&#13;
Kata Kunci: NLR, Prognosis, ACE-I, ARNI, Suku Aceh&#13;
&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>HEART FAILURE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.129</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142763</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 10:28:07</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 10:40:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>