<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142731">
 <titleInfo>
  <title>FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KESIAPSIAGAAN PEREMPUAN BANDA ACEH PASCA 20 TAHUN TSUNAMI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHAMMAD EDWIN MUFID</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji tingkat kesiapsiagaan perempuan di Banda Acehdalam menghadapi ancaman tsunami dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi kesiapsiagaan tersebut. Menggunakan desain penelitian kuantitatif analitik, tingkat kesiapsiagaan diukur melalui analisis indeks yang didapat dari kuesioner oleh LIPI/UNESCO yang disesuaikanuntuk masyarakat umum, sementara faktor-faktor yang mempengaruhinya dianalisis menggunakan regresi logistik ordinal pada beberapa variabel independen seperti usia, tingkat pendidikan, pendapatan, status perkawinan, pengalaman bencana, dukungan sosial, budaya, dan kepercayaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan perempuan di Banda Acehmasih bervariasi, dengan mayoritas responden berada dalam kategori &quot;Belum Siap&quot; sebanyak 33orang (24,6%) dan dalam kategori “Sangat Siap” sebanyak 30 orang (22,4%). Analisismenggunakan regresi logistik ordinal menunjukkan tingkat pendidikan, budaya dan kepercayaan(p-value &lt; 0,05) berpengaruh signifikan dan keduanya menunjukkan hubungan negatif yangditandai nilai estimasi bertanda negatif (-). Penelitian ini menunjukkan bahwa norma budaya yangmembatasi peran perempuan dan keyakinan agama yang tinggi cenderung mengurangikesiapsiagaan mereka.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>DISASTERS - SOCIAL SERVICES</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>WOMEN - SOCIAL ASPECTS</topic>
 </subject>
 <classification>363.34</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142731</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-16 22:26:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 10:36:16</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>