Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
ANALISIS PENGGUNAAN OBAT TRADISIONAL OLEH MASYARAKAT ACEH UNTUK MENGATASI DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI PUSKESMAS JEULINGKE BANDA ACEH
Pengarang
Efan Andriansyah Dasopang - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Husnah - 196612311997022001 - Dosen Pembimbing I
Fauzul Husna - 198401102008122002 - Dosen Pembimbing II
Nomor Pokok Mahasiswa
2107101010071
Fakultas & Prodi
Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201
Subject
Kata Kunci
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2024
Bahasa
No Classification
-
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Diabetes Mellitus (DM) merupakan penyakit metabolik yang disebabkan oleh gangguan produksi insulin, rusaknya sel beta pankreas, maupun resistensi insulin yang dapat menyebabkan komplikasi. Masyarakat Indonesia umumnya melakukan pengobatan modern dan tradisional untuk mengatasi diabetes mellitus tipe 2.
Masyarakat Aceh juga memiliki norma, kultur dan kebiasaan yang beragam dalam konsumsi obat termasuk obat tradisional. Obat tradisional sering digunakan oleh masyarakat Aceh dalam pengobatan, baik sebagai terapi utama maupun sebagai terapi komplementer dan alternatif, seperti dalam pengobatan diabetes mellitus.
Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk membuat profil penggunaan obat tradisional oleh masyarakat aceh untuk mengatasi diabetes mellitus tipe 2 di puskesmas jeulingke banda aceh. Penelitian ini menggunakan metode survei deskriptif dilakukan pada 78 pasien diabetes tipe 2 yang mengambil rujukan di Puskesmas Jeulingke Banda Aceh dari tanggal 16 Agustus hingga 2 September 2024. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara berdasarkan kuisioner. Dari 78 pasien, 36 (47,43%) diantaranya menggunakan tanaman herbal, subjek yang yang paling banyak menggunakan herbal berusia 45-59 (51,3%), jenis kelamin perempuan (80,8%), tidak terdapat komplikasi84,6%), terdapat komorbid (64,1%) dan adanya Riwayat keluarga (57,7%). Tanaman herbal yang paling banyak digunakan yaitu Syzygium polyanthum (21,6%), Pandanus amryllfolius
(16,2%), Cymbopogon citratus (13,5%) dengan cara penyajian paling banyak dengan cara direbus. Tumbuhan dengan use value tertinggi adalah Syzygium polyanthum (0,081). Berdasarkan hasil analisis data jenis kelamin dan komorbid berhubungan signifikan dengan penggunaan herbal dengan p value 0,012 dan 0,026.
Kata Kunci: Diabetes Mellitus tipe 2, tanaman herbal, use value
Diabetes Mellitus (DM) is a metabolic disease caused by impaired insulin production, damage to pancreatic beta cells, or insulin resistance which can cause complications. Indonesian people generally use modern and traditional medicine to treat type 2 diabetes mellitus. Acehnese people also have diverse norms, cultures and habits in consuming medicines, including traditional medicines. Traditional medicine is often used by the people of Aceh in treatment, both as main therapy and as complementary and alternative therapy, such as in the treatment of diabetes mellitus. Therefore, this study aims to profile the use of traditional medicine by the people of Aceh to treat type 2 diabetes mellitus at the Jeulingke Community Health Center, Banda Aceh. This research used a descriptive survey method conducted on 78 type 2 diabetes patients who took referrals at the Jeulingke Community Health Center in Banda Aceh from 16 August to 2 September 2024. Data collection was carried out by interviews based on questionnaires. Of the 78 patients, 36 (47.43%) of them used herbal plants, the subjects who used herbs the most were aged 45-59 (51,3%), female (80,8%), no complications (84,6%), comorbidities (64,1%) and family history (57,7%). The most widely used herbal plants are Syzygium polyanthum (21.6%), Pandanus amryllfolius (16.2%), Cymbopogon citratus (13.5%) with the most common way of preparation being boiled. The plant with the highest use value is Syzygium polyanthum (0.081). Based on the results of data analysis, gender and comorbidities are significantly related to herbal use with p values of 0.012 and 0.026. Keyword: Diabetes Mellitus type 2, herbal plant, use value
HUBUNGAN SEDENTARY BEHAVIOUR DENGAN PREVALENSI DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH (Ummi Kalsum, 2023)
PENGARUH KONSELING TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELLITUS (DM) TIPE 2 DI PUSKESMAS KOPELMA DARUSSALAM BANDA ACEH TAHUN 2015 (RITA SURYA, 2015)
INVENTARISASI JENIS TUMBUHAN OBAT YANG DIGUNAKAN MASYARAKAT UNTUK PENYEMBUHAN PENYAKIT HIPERTENSI DAN DIABETES MELLITUS DI KECAMATAN RUNDENG KOTA SUBULUSSALAM (Kusyanti, 2016)
HUBUNGAN STRATIFIKASI RESIKO DENGAN TINGKAT KEPATUHAN TERAPI PENYANDANG DIABETES MELLITUS TIPE 2 YANG MENJALANI PUASA RAMADHAN DI RSUD ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Hanapi Maulana, 2023)
HUBUNGAN POLA MAKAN, USIA, DAN GENETIK DENGAN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POLIKLINIK PENYAKIT DALAM RSUD MEURAXA BANDA ACEH (M. Alfajri, 2017)