Electronic Theses and Dissertation
Universitas Syiah Kuala
SKRIPSI
KAJIAN PEMBUATAN KERIPIK UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DENGAN PERBEDAAN VARIETAS UBI JALAR DAN KONSENTRASI KALSIUM KLORIDA (CACI2)
Pengarang
Efiyani - Personal Name;
Dosen Pembimbing
Nomor Pokok Mahasiswa
0505105010037
Fakultas & Prodi
Fakultas Pertanian / Teknologi Hasil Pertanian (S1) / PDDIKTI : 41231
Penerbit
Banda Aceh : Fakultas Pertanian., 2013
Bahasa
Indonesia
No Classification
631.57
Literature Searching Service
Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)
Ubi jalar (Ipomoea batatas L.) merupakan tanaman umbi-umbian yang banyak tumbuh di Indonesia dan merupakan surnber karbohidrat penghasil energi. Produksi ubi jalar di Propinsi Aceh yaitu 25.993,6 ton/tahun. Sampai saat ini, daerah produksi ubi jalar terbesar adalah Kabupaten Aceh Besar. Ubi jalar termasuk salah satu bahan pangan yang mudah rusak dan tidak dapat disimpan lama dalam keadaan segar, sehingga diperlukan pengolahan lebih lanjut agar dapat menghasilkan produk dengan daya simpan yang relatif lama. Salah satu olahan dari ubi jalar adalah keripik. Permasalahan yang sering dihadapi dalam pembuatan keripik yaitu kcripik yang dihasilkan terkadang menjadi keras atau kerenyahannya berkurang karena produk tersebut menyerap air. Hal ini dapat diatasi dengan perendaman bahan baku menggunakan kalsium klorida (CaCl2).
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lcngkap (RAL) faktorial pola 2x4 yang terdiri dari dua faktor yaitu: faktor varietas ubi jalar (V) yang terdiri dari 2 taraf, yaitu ubi jalar kuning (V1) dan ubi jalar putih (V2). Faktor konsentrasi kalsium klorida (K) yang terdiri dari 4 taraf, yaitu 0% (K1). 0, 1% (K2),
0.2% (K3) dan 0.3% (K4). Hasil analisis data penelitian menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) menunjukkan bahwa perlakuan terhadap varietas ubi jalar (V) berpengaruh sangat nyata (P0,05) terhadap kadar air, organoleptik warna, rasa, dan tekstur. Perlakuan konsentrasi kalsium klorida (K) berpengaruh sangat nyata (P0,05) terhadap kadar air, kadar abu, organoleptik warna, dan rasa. Interaksi antara varietas ubi jalar (V) dan konsentrasi kalsium klorida (K) berpengaruh tidak nyata (P>0.05) terhadap kadar air, kadar abu, organoleptik warna, rasa, dan tekstur.
Hasil keripik ubi jalar terbaik dengan menggunakan metode ranking diperoleh dari perlakuan varietas ubi jalar putih (V2) dan konsentrasi kalsium klorida (K3) 0,3% (VK3), dengan kadar air 3,24%, kadar abu 1,65%, serta organoleptik warna 3, 18 (netral), rasa 3,27 (netral), dan tekstur 3,65 (netral).
Tidak Tersedia Deskripsi
KAJIAN PEMBUATAN KERIPIK UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DENGAN PERBEDAAN VARIETAS UBI JALAR DAN KONSENTRASI KALSIUM KLORIDA (CACI2) (Efiyani, 2024)
PEMBUATAN SERBUK ANTOSIANIN UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) DENGAN VARIASI KONSENTRASI MALTODEKSTRIN DAN SUHU PENGERINGAN (Munirayati, 2016)
PEMBUATAN FRENCH FRIES UBI JALAR DENGAN VARIASI VARIETAS UBI JALAR, KONSENTRASI KALSIUM KLORIDA DAN WAKTU BLANSIR (Agusniar, 2024)
PEMBUATAN SENSOR OPTIK PH MENGGUNAKAN EKSTRAK METANOL UBI JALAR UNGU (IPOMOEA BATATAS L.) BERBASIS MATRIKS MEMBRAN PEKTIN (Oni Safrina Sari, 2019)
UJI ADAPTASI BEBERAPA KLON UBI JALAR (IPOMOEA BATATAS L.) DI DATARAN RENDAH (Nur Aisyah, 2017)