<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142705">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH FAKTOR KLINIS DAN BAKTERIOLOGIS TERHADAP MORTALITAS PADA BAYI DAN ANAK DENGAN SEPSIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Diana Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Program Pendidikan Dokter Spesialis-I llmu Kesehatan Anak</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang. Sepsis merupakan salah satu infeksi paling serius dalam praktik klinis dan menjadi penyebab tingginya mortalitas. Terdapat banyak faktor yang memengaruhi mortalitas pada bayi dan anak dengan sepsis.&#13;
Tujuan. Menganalisis pengaruh faktor risiko klinis (usia, jenis kelamin, status gizi, tingkat kesadaran, laju denyut jantung, laju pernapasan, suhu, penyakit primer, kejadian syok, penggunaan ventilator, lama rawatan, outcome) dan bakteriologis terhadap mortalitas pada bayi dan anak dengan sepsis.  &#13;
Metode. Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan pendekatan kohort retrospektif yang menggunakan data rekam medis. Subjek penelitian adalah pasien usia 1 bulan sampai 18 tahun dengan diagnosis sepsis yang dirawat di Ruang Anak dan Pediatric Intensive care Unit (PICU) RSUD dr. Zainoel Abidin/RSUDZA Januari hingga Desember 2023. Pasien dengan kelainan kongenital multipel dieksklusi dari penelitian. Data dianalisis secara bivariat dan multivariat menggunakan analisis regresi logistik. &#13;
Hasil. Insidensi sepsis pada bayi dan anak di RSUDZA tahun 2023 adalah 5,2% didominasi kelompok usia 1−12 bulan (28,7%), mayoritas laki-laki (57,3%), malnutrisi 58,7%, dengan mortalitas 48%. Pola kuman penyebab sepsis pada bayi dan anak relatif sama (p=0,473) dengan bakteri Gram positif didominasi Staphylococcus hominis (14,3%) dan Staphylococcus epidermidis (8,3%), bakteri Gram negatif Acinetobacter baumanii (11,9%), Pseudomonas aeruginosa (9,5%) dan Klebsiella pneumoniae (9,5%). Seftriakson merupakan antibiotik empiris yang paling banyak digunakan namun menunjukkan tingkat resistensi 85%. Analisis multivariat mendapatkan faktor determinan mortalitas meliputi GCS</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142705</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-16 15:55:47</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-17 10:05:40</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>