<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142665">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN STRES DAN KECEMASAN DENGAN MIGRAIN PADA MAHASISWI PRODI PENDIDIKAN DOKTER FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA ANGKATAN 2021</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>M. RAHMAT PIRWANJA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Migrain adalah nyeri kepala primer yang sering terjadi pada populasi dan lebih sering terjadi pada wanita yang berhubungan erat dengan stres dan kecemasan. Penyebab terjadinya migrain yang paling sering adalah stres dan kecemasan yang dapat mengganggu aktivitas dan berdampak pada produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stres dan kecemasan dengan migrain pada mahasiswi Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Angkatan 2021. Jenis penelitian adalah analitik observasional dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah mahasiswi Prodi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala Angkatan 2021 dengan jumlah sampel 94 responden menggunakan teknik total sampling. Pengambilan data dilakukan pada 10-25 Oktober 2024 dengan menggunakan kuesioner Migraine Screen Questionnaire (MS-Q) untuk menilai migrain dan kuesioner Depression Anxiety Stress Scale 42 (DASS-42) untuk menilai stres dan kecemasan. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas 53 responden berusia 21 tahun (56,4%), 12 responden mengalami migrain (12,8%), 22 responden mengalami stres (23,4%), dan 26 responden mengalami kecemasan (27,7%). Hasil uji korelasi Spearman rank menunjukkan terdapat hubungan antara stres (p=0,001, rs  = 0,617) dengan migrain dengan kekuatan hubungan kuat, serta kecemasan (p=0,001, rs  = 0,405) dengan migrain dengan kekuatan hubungan cukup. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswi yang mengalami stres dan kecemasan cenderung akan mengalami migrain.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142665</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-16 12:51:44</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-16 15:10:44</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>