<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142663">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN SKRINING RISIKO MALNUTRISI DAN KADAR ALBUMIN SERUM TERHADAP KELUARAN KLINIS PASIEN STROKE ISKEMIK AKUT</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Cut Sri Rachmawati</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran Spesialis Neurologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar Belakang: Prevalensi malnutrisi pada stroke adalah 73%. Keluaran klinis yang buruk dapat dipengaruhi oleh status gizi yang buruk. Kadar albumin serum digunakan sebagai biomarker status nutrisi.&#13;
Tujuan: Untuk mengetahui hubungan skrining risiko malnutrisi dan kadar albumin serum terhadap keluaran klinis pasien stroke iskemik akut. &#13;
Metode: Penelitian analitik obervasional dengan desain potong lintang. Subjek penelitian diambil berdasarkan teknik consecutive sampling pada pasien stroke iskemik yang dirawat di RSUDZA pada Agustus hingga Oktober 2024. Penilaian skrining risiko malnutrisi menggunakan MST dan penilaian keluaran klinis menggunakan mRS dan Indeks Barthel (BI).&#13;
Hasil: Diperoleh total 77 subjek yang memenuhi kriteria penelitian. Pada penelitian didapatkan 58,4% subjek penelitian termasuk dalam kategori risiko malnutrisi. Terdapat korelasi negatif yang signifikan (p=0,004) antara skrining risiko malnutrisi dan Selisih Indeks Barthel Hari ke 7 dan Hari ke 1 rawatan (r = -0,324). Terdapat korelasi yang positif signifikan (p = 0,000) antara skrining risiko malnutrisi dengan mRS, dengan kekuatan korelasi kuat (r = 0,752). Terdapat hubungan yang tidak signifikan secara statistik antara kadar albumin serum dan keluaran klinis fungsional pasien stroke iskemik dengan (p= 0,216) dengan nilai koefisien korelasi (r=0,143), dan terdapat korelasi negatif yang signifikan (p=0,000) antara kadar albumin serum dengan skor mRS (r=-0,775).&#13;
Diskusi. Pada penelitian ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara skrining risiko malnutrisi dengan keluaran klinis pada pasien stroke iskemik, namun pada kadar albumin dengan keluaran klinis fungsional yang dinilai dengan selisih indeks barthel tidak menunjukkan hubungan yang signifikan. Status gizi yang lebih buruk berhubungan dengan kemandirian fungsional yang lebih buruk, yang sejalan dengan studi sebelumnya mengenai dampak malnutrisi terhadap keluaran klinis pasien stroke&#13;
Kata Kunci: Skrining risiko Malnutrisi, Albumin, Stroke iskemik, Indeks Barthels, Modified Rankin Scale&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142663</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-16 12:44:26</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-16 14:58:35</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>