<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142621">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH AFONIA, DISFAGIA, ANSIETAS DAN DEPRESI TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN PASCA LARINGEKTOMI TOTAL DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Safarianti</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Latar belakang: Kanker laring adalah keganasan yang paling sering pada traktus aerodigestif. Tatalaksananya meliputi laringektomi total (LT) yang bisa menimbulkan efek lanjut seperti afonia, disfagia, ansietas dan depresi yang berpotensi mempengaruhi kualitas hidup pasien pasca laringektomi total. Sampai saat ini ada 65 pasien pasca LT di RSUDZA, namun belum diketahui kualitas hidupnya secara umum ataupun gambaran efek lanjut pasca LT tersebut. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran afonia, disfagia, ansietas dan depresi pasca LT menggunakan kuesioner EORTC QLQ C-30, V-RQOL, MDADI, dan HADS dan menganalisis efek lanjut yang paling dominan mempengaruhi kualitas hidup (HR-QoL). Metode: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitik dengan desain crossectional. Sampel diambil secara total sampling pada pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis data menggunakan uji korelasi Pearson dan uji regresi linier berganda. Hasil: Didapatkan 20 sampel 100% laki-laki, dan rerata berusia 57,60 tahun. Mayoritas sampel mengakui mempunyai kualitas hidup yang baik (60%). Sebagian besar mengalami efek lanjut pasca LT derajat sedang-berat yaitu afonia dan disfagia. Gangguan psikologis ansietas sedang berat dijumpai pada 30% sampel, dan depresi sebanyak 25%. Hasil analisis menunjukkan afonia, disfagia, ansietas dan depresi secara simultan atau bersama-sama mempengaruhi kualitas hidup pasien (P-value 0,00) dengan nilai pengaruh sebesar 60,5% (Adj R square: 0,605) dimana ansietas dan depresi adalah efek lanjut yang dominan berpengaruh dengan nilai 1,214 arah negatif (P-value 0,04). Kesimpulan: Mayoritas pasien pasca LT di RSUDZA mengalami masalah afonia dan disfagia sedang berat dan sebagian mengalami ansietas dan depresi. Efek pasca LT berpengaruh terhadap HR-QoL dan yang paling dominan mempengaruhi kualitas hidup (HR-QoL) adalah ansietas dan depresi.&#13;
&#13;
Kata Kunci: Laringektomi Total, Afonia, Disfagia, Ansietas, Depresi</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CANCER - HUMANS - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>LARYNGEAL DISEASES - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.22</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142621</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-16 10:56:04</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-16 11:16:58</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>