PERENCANAAN PENJADWALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SEKOLAH DASAR NEGERI 62 COT MESJID KOTA BANDA ACEH) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERENCANAAN PENJADWALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PRECEDENCE DIAGRAM METHOD (PDM) (STUDI KASUS PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG SEKOLAH DASAR NEGERI 62 COT MESJID KOTA BANDA ACEH)


Pengarang

Faisal - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0304101020045

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Sipil (S1) / PDDIKTI : 22201

Subject
-
Kata Kunci
-
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik.,

Bahasa

No Classification

-

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Perencanaan ini dilatarbelakangi oleh banyaknya proyek yang terlambat akibat keterbatasan tenaga kerja. Adapun tujuan dari perencanaan ini adalah untuk merencanakan penjadwalan dengan menggunakan metode Precedence Diagram Method (PDM) dengan mempertimbangkan penggunaan tenaga kerja untuk menghindari terjadinya overallocation, Perencanaan jadwal dilakukan dengan metode PDM dengan bantuan aplikasi Microsoft Project 2000. PDM digunakan karena dapat memperlihatkan hubungan ketergantungan antar kegiatan dengan jelas. Studi kasus pada perencanaan ini adalah pada Proyek Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Negeri 62 Cot Mesjid, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Proses penjadwalan mencakup penguraian komponen pekerjaan, penentuan durasi, perkiraan jumlah tenaga kerja tiap item pekerjaan, hubungan antar kegiatan, serta analisis alokasi kebutuhan tenaga kerja. Perancangan jadwal dibuat dalam dua alternatif. Paua alternatif I diasumsikan jumlah tenaga kerja/hari yang tidak terbatas, dengan waktu yang terbatas. Pada alternatif II diasumsikan jumlah tenaga kerja/hari yang terbatas dengan waktu yang tidak terbatas. Hasil yang diperoleh dari perencanaan ini adalah pada alternatif I diperoleh durasi proyek selama 180 hari dengan jumlah tenaga kerja yang direncanakan berjumlah 5I0 orang/hari. Pada alternatif II, diperoleh durasi proyek selama I90 hari dengan jumlah tenaga kerja yang direncanakan berjumlah 410 orang/hari. Kesimpulan yang diperoleh adalah jumlah tenaga kerja yang dialokasikan harus sesuai dengan durasi proyek, sehingga pada saat proyek akan berjalan, jumlah tenaga kerja yang tersedia sesuai dengan kebutuhan

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK