PERBEDAAN INTENSITAS NYERI PASCA OPERASI EMERGENSI DAN ELEKTIF SECTIO CAESAR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

PERBEDAAN INTENSITAS NYERI PASCA OPERASI EMERGENSI DAN ELEKTIF SECTIO CAESAR DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH


Pengarang

Winda Nurjanah - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

1107101010071

Fakultas & Prodi

Fakultas Kedokteran / Pendidikan Dokter (S1) / PDDIKTI : 11201

Subject
Kata Kunci
Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Kedokteran., 2015

Bahasa

Indonesia

No Classification

616.047 2

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

Setiap persalinan pasti diiringi dengan rasa nyeri, termasuk persalinan dengan
tindakan SC. Nyeri timbul setelah operasi terjadi karena insisi. Apabila manajemen
nyeri dilakukan secara tidak adekuat maka hal tersebut dapat menimbulkan
komplikasi yang serius pada pasien pasca tindakan operasi. Perlu dilakukan
pengukuran nyeri yang tepat agar kemungkinan komplikasi dapat ditekan. Tujuan
dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan dan perbandingan intensitas
nyeri pada ibu pasca operasi emergensi dan elektif SC. Penelitian ini menggunakan
metode analitik observasional dengan desain cross sectional yang dilakukan di ruang
rawat Seurene-III Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin Banda Aceh.
Sampel keseluruhan 54 responden, dibagi menjadi 2 kelompok yang menjalani
tindakan emergensi SC (grup A) dan elektif SC (grup B). Data dikumpulkan dengan
mengisi VAS ( Visual Analogue Scale) untuk menilai intensitas nyeri. Hasil
penelitian ini menunjukkan bahwa intensitas nyeri berat saat beristirahat pada grup
A(44,4%) dan Grup B (14,8%). Intensitas nyeri berat saat beraktivitas grup A(70,4%)
dan grup B (33,3%). Intensitas nyeri sedang saat beristirahat grup B(85,2%) dan grup
A(55,6%). Intensitas nyeri sedang saat beraktivitas grup B(66,7%) dan grup
A(29,6%). Berdasarkan hasil analisa data dengan uji Chi-Square, signifikasi
(?=0,05) pada CI 95%, nilai p-value saat beristirahat =0,037 dan p-value saat
beraktivitas =0,014 postoperasi SC. Hal ini menunjukkan bahwa intensitas nyeri
responden postoperasi SC emergensi lebih tinggi dibandingkan dengan responden SC
elektif di ruang Seurenee-III RSUD dr.Zainoel Abidin Banda Aceh.

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK