<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142473">
 <titleInfo>
  <title>PENGARUH VARIASI LAMA PERENDAMAN TERHADAP DURABILITAS ASPAL BETON DENGAN MENGGUNAKAN 2 PRODUKSI ASPAL YANG BERBEDA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mardirul Lyansyah Nasa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik</publisher>
   <dateIssued></dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>ABSTRAK &#13;
 Kinerja aspal sangat dipengaruhi oleh sifat aspal setelah digunakan sebagai bahan pengikat  dalam campuran dan dihampar di lapangan. Hal ini disebabkan karena stat-stat fises aspal  akan berubah secara signifikan akibat okksidasi dan pengelupasan yang terjadi baik saat  pencampuran,  pengangkutan dan penghamparan campuran aspal beton di lapangan.  Perubahan sifat ini akan menyebabkan aspal menjadi rapuh atau dengan kata lain aspal telah  mengalami penuaan. Tugas akhir ini berjudul Pengaruh Variasi Lama Perendaman  Terhadap Durabilitas Aspal Beton Dengan Menggunakn 2 Produksi Aspal yang  Berbeda&quot; Material yang menjadi obiek penelitian adalah 2 produksi bahan pengikat Pertamina dan Esso dengan menggunakan gradasi rapat Tipe IV spesifikasi Bina Marga.&#13;
Tujuan penelitian  ini adalah untuk mengetahui tingkat keawetan (durabilitas) dari pemakaian dari kedua produksi aspal dengan beberapa variasi lamanya perendaman pada suhu  60 C. Dan penguijan Marshall yang menggunakan aspal produlsi Pertarmina diperoleh kadar  aspal optimum 5,4% dan indeks Stabilitas Sisa (ISS) masih memenuhi persyaratan &gt; 75%  untuk semua variasi lamanya perendaman. Untuk lama perendaman 12 jam di peroleh  sebesar 95.27%, perendaman 24 jam diperoleh 93.95%, dan perendaman 48 jam diperoleh  sebesar 89.59%. Pada penggunaan aspal produksi Esso diperoleh kadar aspal optrum  54,8% dan indeks stabilitas sisa yang juga masih memenuti syarat untuk semua variasi lama  perendaman. Pada variasi perendaman 12 jam diperoleh 80, 86% variasi perendaman 24 jam  diperoleh 78,81% dan pada variasi perendaman 48 jam diperoleh 76,32% Dari hasil uji  Marshall untuk stabilias normal yaitu pada perendaman 30 menit pada kadar aspal optimum  dari setiap produksi aspal diperoleh pada penggunaan aspal produksi Pertarmina stabilitas  sebesar 1002,277 kg sedangkan pada penggunaan aspal produksi Esso diperoieh stabilitas  1084,377 kg Dari hasil pengujian Marshall dapat dilihat bahwa stabilitas normal pada  penggunaan aspal produlsi Esso lebih besar dan pada pengunaan aspal produksi  Pertamina, namun untuk indeks stabilias pada penggunaan aspal produksi Esso lebih kecli  dari indeks stabilitas pada pengunaan aspal produksi Pertamina Kecenderungan ini  dikarenakan adanya perbedaan titik lembek dan daktilitas dari kedua jenis aspal dan juga   dipengaruhi oleh persen rongga dalam campuran. &#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>ASPHALT - BUILDING MATERIALS</topic>
 </subject>
 <classification>691.96</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142473</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-12 16:09:41</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-12 16:48:25</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>