STADION SEPAKBOLA INTERNASIONAL DI BANDA ACEH (TEMA : STRUKTUR SEBAGAI ELEMEN ESTETIS) | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

STADION SEPAKBOLA INTERNASIONAL DI BANDA ACEH (TEMA : STRUKTUR SEBAGAI ELEMEN ESTETIS)


Pengarang

Desi Helnanda - Personal Name;

Dosen Pembimbing



Nomor Pokok Mahasiswa

0704104010019

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Arsitektur (S1) / PDDIKTI : 23201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik., 2012

Bahasa

Indonesia

No Classification

725.804 3

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

ABSTRAK
Sepakbola merupakan olahraga yang paling popular dan digemari masyarakat dunia, termasuk di Indonesia Di tingkat dunia sepakbola diwadahi oleh Federation International of Football Association (FIFA) Di Indonesia sepakbola diwadahi oleh Persatuan Sepakbola Seluruh lndonesia (PSSI) sebagai organisasi induk Pekembangan sepakbola dunia menyadikan kompetisi sepakbola sebagai komoditas pasar yang berkembang menjadi sebuah industri. Di Indonesia berbagai macam jenis kompetisi digulirkan, namun perkembangan kompetisi sepakbola dari Indonesia tidak diiringi oleh perkembangan sarana dan prasarana sepakbola yang dapat memenuhi profesionalitas serta produktivitas dalam industri sepakbola.
Di Aceh antusiasme masyarakat terhadap sepakbola cukup besar, dibuktikan dengan adanya 4 (empat) klub divisi utama PSSI, yatu Persiraja Banda Aceh, PSAP Sigli, PSLS Lhokseumawe dan PSSB Bireun, namun jika salah satu klub naik peringkat Liga Super, klub tersebut tidak dapat bermain di Aceh karena tidak memilki stadion yang memenuhi standar persyaratan menggelar pertandingan Liga Super Stadion Harapan Bangsa sebagai stadion yang berada di lbukota Provinsi Aceh kondisinya belum memadai Ditinjau dari standar stadion internasional yang ditetapkan PT Liga Indonesia dan FIFA sebanyak 80% persyaratan tidak dimiliki oleh Stadion Harapan Bangsa.
Banda Aceh sebagai ibukota Provinsi Aceh memungkinkan untuk memiliki sebuah stadion bertaraf internasonal didukung adanya sarana, prasarana dan infrastruktur yang memadai Pasca musibah tsunami, Kota Banda Aceh menjadi perhatian dunia dan Kota Banda Aceh mengalami pembangunan besar-besaran ke arah yang positif. Hal tersebut menjadi kesempatan besar bagi Kota Banda Aceh untuk mempromosikan sebuah stadion internasiopal yang akan menjadi salah satu ikon baru ibukota Banda Aceh.
Pada tahun 2020 Provinsi Aceh diproyeksikan untuk menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional PON XX Guberur Aceh (lrwandi Yusuf) dan jajaran KONI Aceh telah menyatakan kesediaan Aceh sebaga tuan rumah PON XX tahun 2020 kepada Sekjen KONI Pusat.
Berdasarkan hal-hal tersebut, Banda Aeh membutuhkan sebuah stadion baru bertaraf internasonal yang dapat memenuhi profesional dan produkirvitas industri sepakbola modern dan menjadi motivasi bagi atlit untuk dapat berprestasi pada level internasional.
Stadion diproyeksikan untuk persiapan menjadi tuan rumah PON XX pada tahun 2020 dan persiapan menggelar pertandrigan Liga Super Indonesia serta persiapan ajang pertandingan sepakbola bertaraf internasional seperti Piala Asia ataupun Piala Dunia di masa yang akan datang

Tidak Tersedia Deskripsi

Citation



    SERVICES DESK