<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142401">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN STATUS GIZI DAN LAMA MENJALANI HEMODIALISIS DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK YANG MENJALANI HEMODIALISIS DI RSUDZA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>KHANSA NAURAH</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Hemodialisis merupakan salah satu terapi pengganti ginjal yang &#13;
diindikasikan pada pasien Penyakit Ginjal Kronik (PGK) stadium akhir. Tindakan &#13;
ini dilakukan berulang dan dampaknya mempengaruhi kualitas hidup pasien yang &#13;
diukur dengan meninjau beberapa hal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui &#13;
hubungan status gizi dan lama menjalani hemodialisis dengan kualitas hidup &#13;
pasien penyakit ginjal kronik yang menjalani hemodialisis di RSUDZA. Jenis &#13;
penelitian yang dilakukan adalah analitik observasional dengan desain cross &#13;
sectional, dan analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. &#13;
Pengambilan data dilakukan pada tanggal 7-26 Oktober 2024, subjek penelitian &#13;
adalah pasien hemodialisis di Instalasi Dialisis RSUD dr. Zainoel Abidin yang &#13;
berjumlah 90 orang. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas responden berusia &#13;
50-59 tahun (40%), jenis kelamin laki – laki (54,4%), responden tidak bekerja &#13;
(53,3%), status pernikahan responden sudah menikah (85,6%), dan pendidikan &#13;
terakhir responden tingkat SMA (42,2%). Responden dengan status gizi baik, &#13;
yaitu 63 orang (70%). Lama menjalani hemodialisis responden dengan rentang &#13;
waktu 2-5 tahun, yaitu 32 orang (35,6%). Responden dengan kualitas hidup baik, &#13;
yaitu 77 orang (85,6%). Analisis data menunjukkan bahwa terdapat hubungan &#13;
yang signifikan antara status gizi dengan kualitas hidup (p-value = 0,000, r = -&#13;
0,682), dan tidak terdapat hubungan antara lama menjalani hemodialisis dengan &#13;
kualitas hidup (p-value = 0,134, r = -0,118). Dapat disimpulkan bahwa terdapat &#13;
hubungan yang kuat secara negatif antara status gizi dengan kualitas hidup yang &#13;
artinya semakin kecil skor yang didapatkan pada kuesioner DMS (semakin baik &#13;
status gizinya) maka semakin baik kualitas hidupnya.&#13;
Kata kunci: Hemodialisis, Kualitas Hidup, Status Gizi, Lama Menjalani &#13;
Hemodialisis&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>CHRONIC RENAL FAILURE - MEDICINE</topic>
 </subject>
 <classification>616.64</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142401</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-11 17:15:32</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-12 09:20:20</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>