ANALISIS FUEL CONSUMPTION UNIT HAUL TRUCK CATERPILLAR 793C DI PIT BATU HIJAU PT AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA, KABUPATEN SUMBAWA BARAT, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT | ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION

Electronic Theses and Dissertation

Universitas Syiah Kuala

    SKRIPSI

ANALISIS FUEL CONSUMPTION UNIT HAUL TRUCK CATERPILLAR 793C DI PIT BATU HIJAU PT AMMAN MINERAL NUSA TENGGARA, KABUPATEN SUMBAWA BARAT, PROVINSI NUSA TENGGARA BARAT


Pengarang

Gerry Guntala - Personal Name;

Dosen Pembimbing

Nurul Kamal - 196903232023211002 - Dosen Pembimbing I
Haqul Baramsyah - 198411282015041002 - Dosen Pembimbing I



Nomor Pokok Mahasiswa

2004108010043

Fakultas & Prodi

Fakultas Teknik / Teknik Pertambangan (S1) / PDDIKTI : 31201

Penerbit

Banda Aceh : Fakultas Teknik Pertambangan., 2024

Bahasa

Indonesia

No Classification

622

Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dari buku ini dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan hubungi via telegram (Chat Services LSS)

PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) menerapkan sistem tambang terbuka dengan metode open pit. Pada kegiatan pemuatan dan pengangkutan, perlu dilakukan pemantauan dan evaluasi tingkat produksi dan konsumsi bahan bakar alat angkut untuk keberlanjutan finansial tambang, karena biaya bahan bakar merupakan kontributor utama biaya operasional. Konsumsi bahan bakar dipengaruhi oleh geometri jalan angkut dan kecepatan (cycle time) alat angkut. Pada lokasi penelitian ditemukan jalan angkut yang memiliki grade >10% (melebihi standar perusahaan), amblesan 8 cm (high severity), dan lebar minimum kurang dari ketentuan (jalan lurus ≥26,5 m dan tikungan ≥33 m). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktual fuel consumption, fuel ratio, fuel cost perjam dan pertonnya pada pengangkutan, dan faktor apa saja yang memengaruhi fuel consumption, serta memberikan rekomendasi perbaikan berupa simulasi. Perhitungan teori fuel consumption dilakukan menggunakan dua metode, yaitu rimpul dan RPM. Diketahui harga solar B38 non subsidi adalah Rp13.123,094/liter. Berdasarkan perhitungan rimpul, fuel cosumption pada jalan 1 dan 2 adalah 222,12 dan 218,25 liter/jam; fuel ratio 0,54 dan 0,50 liter/ton; dan fuel cost Rp7.022,92/ton dan Rp6.537,45/ton. Sedangkan berdasarkan perhitungan RPM, fuel cosumption pada jalan 1 dan 2 adalah 211,59 dan 206,56 liter/jam; fuel ratio 0,51 dan 0,47 liter/ton; dan fuel cost Rp6.689,89/ton dan Rp6.187,26/ton. Setelah dilakukan simulasi perbaikan pada geometri jalan, kecepatan, dan produksi, maka berdasarkan perhitungan rimpul, fuel cosumption pada jalan 1 dan 2 adalah 219,72 dan 215,94 liter/jam atau lebih hemat Rp31.364,19/jam dan Rp30.314,35/jam dibandingkan aktual; dan fuel ratio 0,49 dan 0,47 liter/ton atau lebih hemat Rp651,10/ton dan Rp380,73/ton dibandingkan aktual.

PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMNT) employs an open pit mining method, where monitoring and evaluation of production levels and fuel consumption for transportation equipment are essential for financial sustainability. Since fuel costs are a major contributor to operational expenses, understanding factors that impact fuel consumption is crucial. These factors include the haul road’s geometry and haulage speed (cycle time). At the research site, haul roads were found to exceed company standards, with grades over 10%, 8 cm of subsidence, and widths below requirements (straight roads

Citation



    SERVICES DESK