<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142367">
 <titleInfo>
  <title>STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA PROVINSI ACEH DALAM MEMPROMOSIKAN WISATA HALAL DI BANDA ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Rika Yulita Sari</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Sosial dan Politik	Ilmu Komunikasi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh dalam mempromosikan wisata halal, khususnya pada sektor wisata kuliner di Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi pemasaran yang diterapkan oleh Disbudpar Aceh dalam mempromosi wisata kuliner halal di Banda Aceh, serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi dalam proses tersebut, terutama terkait dengan sertifikasi halal yang diatur dalam Qanun No.8 Tahun 2016. Penelitian ini menggunakan Teori Difusi Inovasi oleh Everet M.Rogers, yang terdiri dari elemen inovasi, saluran komunikasi, jangka waktu, dan system sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pihak Disbudpar Aceh dan beberapa pelaku usaha kuliner di Banda Aceh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran yang dilakukan oleh Disbudpar Aceh dalam mempromosikan wisata halal meliputi sosialisasi, promosi melalui event, promosi menggunkan website, promosi melalui media mainstream, dan melakukan promosi menggunakan media sosial. Promosi melalui media sosial seperti Instagram terbukti efektif dalam menjangkau pasar nasional. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi praktis bagi pengembangan strategi pemasaran kuliner halal di Banda Aceh, serta memberikan landasan teoritis bagi penelitian lebih lanjut di bidang pariwisata halal.&#13;
Kata Kunci: Strategi Komunikasi Pemasaran, Wisata Halal, Kuliner Halal, Disbudpar Aceh, Sertifikasi Halal&#13;
</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <subject authority="">
  <topic>COMMUNICATION</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>MARKETING - MANAGEMENT</topic>
 </subject>
 <classification>302.2</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142367</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-11 01:41:30</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-11 09:49:15</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>