<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142313">
 <titleInfo>
  <title>A CONTENT ANALYSIS OF PALESTINIAN CONFLICT REPORTING BY ALJAZEERA AND THE WESTERN MEDIA</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Nour T.M. Alhaj</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas KIP Pendidikan  Bahasa Inggris (S2)</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Theses</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini membandingkan liputan media tentang konflik Palestina-Israel antara Al Jazeera dan media Barat seperti BBC, CNN, dan The New York Times. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesenjangan sudut pandang antara liputan berita Palestina dan Barat, menilai peran reporter lokal Aljazeera dalam mempromosikan kesadaran dunia, dan menyelidiki bias dalam berita media dari kedua belah pihak. Analisis konten kualitatif meneliti 14 artikel berita—tujuh dari Al Jazeera dan tujuh dari sumber Barat—yang meliput peristiwa penting selama konflik Gaza 2023-2024. Studi ini meneliti variasi dalam cara penggambaran peristiwa terkait konflik, penggunaan bahasa, dan pembingkaian narasi. Temuan tersebut menunjukkan perbedaan signifikan dalam sudut pandang antara Al Jazeera dan media Barat. Pelaporan Al Jazeera biasanya lebih manusiawi dan penuh semangat, menyoroti penderitaan Palestina dan menyalahkan pasukan Israel atas kekerasan tersebut; sebaliknya, berita dari media Barat cenderung mengabaikan penderitaan warga Palestina yang tidak bersalah yang terus menjadi korban pemboman tanpa pandang bulu yang tak berkesudahan. Selain itu, reporter lokal Al Jazeera memainkan peran penting dalam memengaruhi sikap di seluruh dunia karena mereka memberikan cerita pribadi tentang perang tersebut, berbeda dengan gaya pelaporan media Barat yang lebih netral dan tidak memihak. Hasil ini menekankan pentingnya memahami bias media dan kesenjangan sudut pandang dalam pelaporan konflik dan menarik perhatian pada kontribusi khusus yang diberikan reporter lokal dalam menawarkan analisis yang lebih menyeluruh tentang konflik Palestina-Israel</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142313</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-10 11:39:16</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-10 12:19:26</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>