<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142271">
 <titleInfo>
  <title>PEMETAAN GEOLOGI DAN ANALISIS PETROGRAFI BATUPASIR DI KECAMATAN TIRO DAN SEKITARNYA, KABUPATEN PIDIE, PROVINSI ACEH</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Maulida Rifqa</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Teknik	 Geologi</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Tiro yang merupakan salah satu kecamatan di Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh. Secara geografis, lokasi penelitian terletak pada koordinat 5° 13' 29.5&quot; - 5°10' 47.3&quot; Lintang Utara, 95° 53' 31.7&quot; - 95° 56' 13.9&quot; Bujur Timur, dengan luasan ±25 km2. Merujuk pada Peta Geologi Lembar Banda Aceh oleh Bennet dkk., (1981) daerah penelitian tersusun oleh 3 (tiga) formasi yaitu Formasi Kotabakti, Anggota Pintusatu, dan Endapan Alluvium. Formasi Kotabakti tersusun atas litologi batulumpur, batulanau gampingan, batupasir, konglomerat gampingan, batugamping dan tuffa, Anggota Pintusatu tersusun atas batupasir dan batupasir konglomerat. Endapan Alluvium tersusun atas kerikil, pasir, dan lumpur. Dari ketiga formasi yang terdapat pada lokasi penelitian, memiliki satuan litologi yang terdiri dari batupasir dan endapan pasir. Batupasir dan endapan pasir tiap daerah memiliki karakteristik yang berbeda yang diakibatkan oleh proses pembentukannya dan dipengaruhi oleh komposisi mineral penyusunnya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran geologi berupa satuan litologi, struktur geologi dan kondisi bentang alam pada lokasi penelitian, serta mengetahui karakteristik, dan tingkat kematangan secara tekstur dan komposisi batupasir Formasi Kotabakti dan Anggota Pintusatu. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu pemetaan geologi dan analisis petrografi. Metode pemetaan geologi yang dilakukan dengan mendeskripsikan singkapan batuan, pengamatan geomorfologi, pengambilan data struktur geologi dan pengambilan data measuring section. Penelitian ini juga menggunakan metode analisis petrografi dengan membuat sayatan tipis (thin section) pada sampel batupasir untuk dilakukan penamaan berdasarkan klasifikasi Pettijohn tahun 1975 dan penentuan tingkat kematangan tekstur dan komposisi berdasarkan klasifikasi Nichols tahun 2009. Hasil yang diperoleh dari pemetaan geologi, di dapatkan satuan batuan yang diurutkan dari tua ke muda yaitu, satuan batupasir karbonatan Anggota Pintusatu, satuan batulanau karbonatan formasi Kotabakti, satuan konglomerat formasi Kotabakti, dan satuan endapan alluvium. Hasil yang di peroleh dari pengamatan geomorfologi, di dapatkan 3 satuan bentuk bentang alam berdasarkan klasifikasi Van Zuidam tahun 1983 yaitu, satuan bentuk lahan denudasional dengan unit D5 yaitu dataran (peneplains), satuan bentuk lahan struktural dengan unit S3 yaitu perbukitan dengan kekar dan patahan, dan satuan bentuk lahan fluvial dengan unit F1 (tubuh dasar Sungai) dan F4 (zona pointbar). Berdasarkan hasil analisis petrografi yang dilakukan dalam penelitian ini diperoleh penamaan batupasir berupa Lithic Wacke berdasarkan klasifikasi oleh Pettijohn pada tahun 1975. Hasil dari analisis tingkat kematangan batupasir didapatkan tingkat kematangan belum matang secara komposisi, dan tingkat kematangan immature secara tekstur berdasarkan klasifikasi Nichols tahun 2009.&#13;
&#13;
Kata kunci: Geologi, Geomorfologi, Batupasir, Petrografi, maturity, Formasi Kotabakti, Anggota Pintusatu.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142271</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-09 11:02:35</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-09 11:51:59</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>