<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="142217">
 <titleInfo>
  <title>HUBUNGAN PENGGUNAAN GADGET DENGAN KELAINAN REFRAKSI PADA ANAK SD ISLAM AL-AZHAR CAIRO BANDA ACEH TAHUN 2024</title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>ALIFIA ALAIDA ANHA</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">Banda Aceh</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Kedokteran</publisher>
   <dateIssued>2024</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code"></languageTerm>
  <languageTerm type="text"></languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Skripsi</form>
  <extent></extent>
 </physicalDescription>
 <note>Kelainan refraksi merupakan gangguan pada penglihatan yang menyebabkan turunnya tajam penglihatan. Salah satu penyebab terjadinya masalah penglihatan adalah peralatan elektronik yang memiliki high energy visible (HEV) atau blue light yang dapat ditemukan pada gadget. SD Islam Al – Azhar Cairo merupakan salah satu sekolah dasar di Banda Aceh yang menerapkan penggunaan gadget sebagai alat belajar utama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara penggunaan gadget dengan kelainan refraksi pada anak SD Islam Al – Azhar Cairo Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan terhadap siswa/i SD Al – Azhar Cairo Banda Aceh yang sudah menggunakan gadget sebagai alat utama pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel 120 orang. Data dari responden dikumpulkan dengan melakukan pemeriksaan mata dan kuesioner penggunaan gadget. Analisis statistik yang digunakan adalah uji chi – square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total 34 responden (100%) yang menggunakan gadget &gt; 5 jam, 25 responden (73,5%) diantaranya mengalami kelainan refraksi yaitu miopia sedangkan 9 responden (26,5%) lainnya tidak memiliki kelainan refraksi atau normal. Pada responden yang menggunakan gadget &lt; 5 jam dengan total 86 responden (100%), 26 responden (30,2 %) diantaranya mengalami kelainan refraksi miopia sedangkan 60 responden (69,8%) lainnya adalah normal. Berdasarkan hasil uji chi – square didapatkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara penggunaan gadget dengan kelainan refraksi pada anak SD Islam Al – Azhar Cairo Banda Aceh p-value (0.000 &lt; 0,05). Hasil penelitian yang didapatkan sesuai dengan hipotesis bahwa penggunaan gadget memiliki hubungan dengan kelainan refraksi yang terjadi pada anak SD Islam Al – Azhar Cairo Banda Aceh.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>0</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>ELECTRONIC THESES AND DISSERTATION Universitas Syiah Kuala</physicalLocation>
  <shelfLocator></shelfLocator>
 </location>
 <slims:digitals/>
</mods>
<recordInfo>
 <recordIdentifier>142217</recordIdentifier>
 <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2024-12-05 17:00:20</recordCreationDate>
 <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2024-12-06 08:43:56</recordChangeDate>
 <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo>
</modsCollection>